-->

Armada TNI AL Dukung Bank Indonesia Tukar Uang Lusuh di 6 Pulau Di Wilayah Sumatera


KRI Lepu-861 disambut Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut I (Danlantamal I) Laksma TNI Ali Triswanto, S.E,. M.Si dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut Bpk. Wiwiek Sisto Widayat di Dermaga Yos Sudarso Lantamal I Belawan Medan - Sumatera Utara. KRI Lepu-861 sandar di Belawan setelah melaksanakan misi Kas Keliling Bank Indonesia yang bekerjasama dengan TNI AL dalam rangka melayani penukaran uang pecahan kecil (UPK) serta penukaran uang rusak, cacat ataupun uang tidak layak edar di 6 daerah terluar, terdepan dan terpencil (3T) yang tersebar di Provinsi Riau, Kepulauan Riau dan Sumatera Utara, Selasa 02/04/2019.

“Kegiatan Kas Keliling yang dilakukan secara periodik oleh Bank Indonesia dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah dalam jumlah yang cukup, jenis pecahan yang sesuai dan kondisi uang yang layak edar di masyarakat. Kegiatan ini sudah seringkali dilaksanakan, dimana Bank Indonesia bekerja sama dengan Armada TNI AL yang kali ini mengerahkan KRI Lepu-861 sangat membantu kegiatan Kas Keliling untuk pendistribusian ke pulau-pulau terluar, terdepan dan terpencil. Armada TNI AL memungkinkan untuk mempermudah akses lokasi yang sulit dijangkau. Pada Misi Kas Keliling ini, Bank Indonesia berhasil menarik sekitar 3,148 Milyar Rupiah uang yang sudah tidak layak edar digantikan dengan uang yang baru. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengurangi peredaran uang-uang asing terutama di daerah-daerah perbatasan. Dengan merefresh atau mengganti uang lusuh dengan uang yang baru, tentu ini akan memudahkan dan semakin menambah keyakinan masyarakat di pulau-pulau terdepan untuk bertransaksi”, ungkap Bapak Wiwiek Sisto Widayat.

Komandan KRI Lepu-861 Mayor Laut (P) Martensyah mengatakan “Pelayaran Kas Keliling Bank Indonesia yang bekerjasama dengan TNI AL ini dilaksanakan selama lebih kurang 7 hari, mulai 27 Maret 2019 hingga 2 April 2019, KRI Lepu-861 berlayar ke enam daerah di Kepri, Riau, dan Sumut untuk melayani pertukaran uang rupiah di pulau-pulau tersebut. Enam daerah itu, yakni Tanjung Batu, Kundur, Selat Panjang, Bengkalis, Rupat dan Belawan”. Pelayaran itu sendiri melibatkan 48 Orang termasuk ABK, Kasir serta Wartawan.  (Dispenal)

0 Komentar

Lebih baru Lebih lama