Perjuangan Dua Polwan dalam Pengondisian Logistik Pemilu 2019 di Tuban



Tuban, tribunus.co.id - Menjalankan tugas merupakan kewajiban untuk menyukseskan Pemilu 2019, salah satunya proses distribusi kotak dan kertas suara di Desa Mlangi, Kecamatan Widang, Tuban, Selasa (16/4/2019).

Medan yang sulit dan tidak bisa ditempuh dengan KR2 maupun KR4, ditambah hujan yang mengakibatkan jalanan semakin sulit, dan membuat dua polwan harus menggunakan perahu kecil.

Salah satunya TPS 14 di Dusun Ndermalang, yang hanya bisa menggunakan perahu kayu kecil karena lokasinya sulit ditempuh melalui jalur darat. Dua jajaran kepolisian yang bertugas diantaranya Bripda Lis dan Bripda Rohma.

Keduanya harus menyusuri sungai sepanjang tiga kilometer dengan membawa peralatan pencoblosan demi suksesnya pesta demokrasi.

Jajaran kepolisian Bripda Lis mengatakan, jalan utama desa menuju TPS 14 hanya bisa dilalui KR2 saat musim kemarau saja, dan untuk musim hujan, jalan tersebut tidak bisa dilalui karena tergenang air dan becek.

“Kami sudah mencoba untuk menggunakan KR2 dan hasilnya tidak bisa, lalu kami menggunakan perahu untuk bisa ke TPS 14,” ujar Bripda Lis.

Masih dengan Bripda Lis, "Demi menyukseskan Pemilu 2019, kita gendong kotak suara agar lebih mudah membawanya, dan supaya logistik kampanye tetap terjaga dalam kondisi baik tanpa kerusakan," tutur Lis sapaan akrabnya

AKBP Nanang Haryono, Kapolres Tuban, membenarkan bahwa TPS 14 tercatat ada 187 orang yang memiliki hak pilih dan ada lokasi TPS di kabupaten yang sulit dijangkau.

“Benar tadi pendistribusian kotak dan kertas suara dilakukan oleh anggota polwan bersama TNI dan petugas PPS dengan menggunakan perahu saat hujan gerimis," terangnya.

Kapolres menghimbau agar gelaran Pemilu 2019 di Tuban ini berjalan aman dan lancar. Oleh karena itu ia berharap seluruh masyarakat untuk turut serta menjaga ketertiban dan kelancaran jalannya pesta demokrasi ini.   (red)
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.