Insiden HT Mengenai Mata, Wakapolres Bantah Anggotanya Melakukan Pelemparan


Purworejo  -  Siswi SMP bernama Layla Putri Ramadhani (16) harus terbaring lemah di Rumah Sakit akibat luka di bagian mata sebelah kanan. Korban mengalami luka serius diduga karena dari ulah oknum anggota kepolisian Polres Purworejo saat giat operasi penertiban lalu lintas. Mata korban mengalami luka serius karena diduga terkena lemparan HT milik salahs atu anggota polisi.

Waka Polres Polres Purworejo Kompol Andis Arfan Tofani (Foto Dana Nur)



PURWOREJO - Waka Polres Purworejo Kompol Andis Arfan Tofani saat dikonfirmasi membenarkan atas insiden tersebut. Pihaknya mengungkapkan, bahwa peritiwa tersebut terjadi saat pihak kepolisian melakukukan giat resmi yakni saat berlangsungnya Operasi Candi 2019.

Saat itu, petugas melakukan upaya penindakan dengan memeriksa kelengkapan kendaraan para pengendara. Di tengah proses pemeriksaan, korban yang saat itu membonceng temanya, Fikri, melewati jalur tersebut. Kemudian petugas berusaha memeberhentikan kendaraan dengan tujuan memeriksa kelengkapan berkendara.

Namun bukannya berhenti mengikuti arahan petugas, Fikri malah berusaha kabur dengan tetap menjalankan kendaraan. Sehingga petugas berusaha memberhentikan kendaraan dengan tangan yang kebetulaan saat itu memegang HT.

Jadi tidak benar kalau HT dilempar oleh petugas, karena saat HT mengenai wajah korban masih dalam genggaman petugas,” ujarnya saat dikinfirmasi sorot.co di Unit Laka Lantas Polres Purworejo, Kamis (02/05) siang.


Pihaknya pun mengaku sebelumnya tidak mengetaui perihal peristiwa tersebut. Kepolisian mengetahui insiden tersebut setelah korban sudah dirawat di Rumah Sakit Dr. Tjitrowardojo Purworejo. Pihaknya mengaku setelah kegiatan operasi penertiban selesai tidak ada tanda-tanda atau laporan atas insiden tersebut.

Kami awalnya kaget karena memang menurut petugas yang di lapangan, kendaraan saat hendak menerobos terjadi oleng sehingga tanpa sengaja HT mengenai korban, itu saja,” katanya.
Lebih jauh Waka Polres mengatakan, kini pihaknya sudah melakukan pendampingan terhadap korban, yakni dari proses pemindahan dari rumah sakit Purworejo sampai Yogyakarta.



Langsung kami ke rumah sakit begitu mengetahui peristiwa ini. Bahkan Kasat Lantas turun langsung untuk melakukan pendampingan terhadap korban,” tandasnya.     [Sorotpurworejo]
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.