Raih Juara Di Tingkat Jatim, MWCNU Kecamatan Badas Gelar Kirab Prestasi Dan Lounching Mobil Ambulance



KEDIRI,TRIBUNUS.CO.ID - Sebagai satu bentuk _tahadduts bin ni'mah_ atas kemenangan yang diraih, dan juga sebagai satu bentuk laporan kepada warga NU se Kecamatan Badas atas penggalangan dana melalui kartu infaq untuk pembangunan sekretariat & pengadaan mobil ambulan, MWCNU Badas Kabupaten Kediri Jawa Timur  mengadakan "Kirab Prestasi" berupa kirab piala dan hadiah motor, - Launching - Ambulance, dan Kirab Piala Lembaga & Banom NU pada hari Ahad, 14 Juli 2019.

Dalam pembukaan Kirab Prestasi & Launching Ambulance,  dihadiri oleh jajaran pengurus PCNU Kabupaten Kediri, Polsek Pare, Danramil & Muspika Kecamatan Badas.

Ketua PCNU Kabupaten Kediri dalam sambutannya menyampaikan bahwa Nahdliyyin Nahdliyyaat harus bangga & bersyukur atas kemenangan yang diraih oleh MWCNU Badas, dan ini bukanlah akhir, tapi justru merupakan sebuah awal untuk lebih giat & terus meningkatkan prestasi. Kirab prestasi ini diikuti oleh seluruh pengurus NU semua tingkatan, lembaga dan banom NU.

Sementara ketua NU Care-Lazisnu MWCNU Badas Gus Fatich yang merupakan tim Leader dalam pengadaan armada ambulance ini menyampaikan bahwa mobil ambulans ini adalah murni hasil infaq warga NU se Kecamtan Badas & para Donatur, dan ambulance akan ditempatkan di Klinik Pratama NU Badas Medika, satu lokasi dengan Sekber MWCNU Badas.
"Semoga ambulance ini dapat bermanfaat bagi warga Badas, sebagai sarana gratis transportasi di bidang kesehatan dengan pelayanan 24 jam, ini tentunya sesuai juga dengan salah satu pilar program kerja NU Care-Lazisnu yang _concern_ di bidang Kesehatan, jadi kita akan sinergi dengan LKNU yang sudah memiliki klinik terlebih juga sudah bekerjasama dengan BPJS NU",  tambahnya.


Sebelumnya MWCNU Kecamatan Badas mendapatkan Juara 1 NU Award 2019 PWNU Jawa Timur pada akhir Desember 2018 yang lalu MWCNU Badas ditunjuk oleh PCNU Kabupaten Kediri untuk menjadi satu-satunya MWCNU yang mewakili MWCNU se Kabupaten Kediri dalam ajang NU Award 2019 yang diselenggarakan oleh PWNU Jawa Timur.

Atas penunjukan & amanah yang diberikan tersebut, MWCNU Badas tidak menyia-nyiakan dan dengan segera mengumpulkan semua pengurus disemua tingkatan termasuk lembaga-lembaga dan badan otonom NU, dan dibentuklah tim kecil NU Award dari jajaran pengurus harian MWCNU dan NU Care-Lazisnu yang diketuai langsung oleh ketua MWCNU Badas KH. Khoirul Basar.

Tim kecil NU Award telah merumuskan beberapa point penting untuk sekiranya dapat masuk dalam beberapa tahap penilaian NU Award, yang merupakan sebuah titik kerucut dari strategi-strategi & solusi dari kelemahan yang ada serta keunggulan-keunggulan yang dimiliki untuk dapat "dipertandingkan" dalam sebuah moment bergengsi NU tingkat Jawa Timur tersebut.

MWCNU Badas sekiranya memiliki daya saing yang cukup baik dari sisi kebersamaan & kekompakan antar pengurus NU disemua tingkatan termasuk dengan lembaga-lembaga dan banom NU yang ada, sehingga roda organisasi dengan program-programnya  berjalan dengan baik dan maksimal. MWCNU Badas menginstruksikan untuk semua pengurus NU beserta lembaga & Banom untuk mengumpulkan semua data terkait segala sesuatu yang terkait adminstrasi organisasi dan kelembagaan sesuai _Checklist_ NU Award, Inilah salah satu strategi yang dimainkan MWCNU Badas dengan strategi berbasis data untuk tampil dalam ajang NU Award.

Selain dengan strategi basis data yang dimiliki, MWCNU Badas memperkuat dari sisi prasarana & program layanan kesehatan masyarakat. Untuk itulah, diputuskan bersama untuk menyikapi hal tersebut dengan pembangunan Sekretariat bersama MWCNU Badas & pengadaan mobil ambulan utk sarana layanan ummat/ transportasi gratis warga Badas (program kesehatan). Program tersebut telah di_launching_ pada tgl 31 Januari 2019 dengan mengedarkan kartu infaq per lembar Rp. 20.000,- sebanyak 15,000 lembar ke semua Nahdliyin Nahdliyat se Kec. Badas, dan juga infaq dari para Donatur. Program ini digerakkan oleh 3 Pilar; yakni NU Care-Lazisnu, Pengurus NU Ranting/AR & Kader Penggerak NU.

Dari pengedaran kartu infaq & para Donatur tersebut pada akhir Juni 2019 dilaporkan telah terkumpul dana sebesar Rp. 380.000.000,- dan dari uang tersebut telah dibangun sekretariat bersama & pengadaan 1 unit Ambulans lengkap dengan peralatan medis & telah memiliki izin dari Dinas Perhubungan. Syukuran penempatan Sekber telah dillaksanakan pada akhir Mei 2019, dan dihadiri oleh ketua PCNU Kab. Kediri KH. Maimun.

Dari rangkaian proses NU Award, MWCNU telah lolos adminstrasi, dan telah dilakukan visitasi oleh Tim NU Award Jawa Timur pada tanggal 26 Juni 2019. Hasil visitasi tersebut dilaporkan pada tanggal 28 Juni 2019, dan hasilnya MWCNU Badas masuk _Grand Final_ NU Award kategori MWCNU, dan harus "melawan" Enam (6) MWCNU lain untuk menjadi Sang Juara, dimana 6 MWC lain tersebut telah memiliki _record_ sangat baik & cukup dikenal. Rasa pesimispun sempat terbesit dari para tim NU Award MWCNU Badas, namun sekali lagi MWCNU Badas menampilkan strategi jitu dengan presentasi berbasis data.


Hari Selasa, 02 Juli 2019 pagi dini hari, ketua MWCNU Badas KH. Khoirul Basar dihubungi oleh ketua PCNU Kab. Kediri, KH. Maimun untuk datang ke PWNU Jawa Timur terkait dengan hasil ajang NU Award. Rangkaian acara penganugerahan NU Award disiarkan secara live oleh TV 9, dan tidak disangka menempatkan *MWCNU Badas Juara I kategori MWCNU Terbaik se Jawa Timur*, dan memperoleh hadiah tropi dan satu unit sepeda motor.

Ketua MWCNU Badas dalam sambutannya setelah menerima hadiah yang diserahkan langsung oleh ketua PWNU Jawa Timur KH. Marzuki Mustamar, menyampaikan bahwa kemenangan yang diraih adalah kemenangan bersama keluarga besar MWCNU Badas, kemenangan yang tidak disangka ini harus menjadi modal untuk MWCNU Badas terus berbenah diri dan meningkatkan kualitas disemua sektor sebagai suatu bentuk amanah organisasi yang tentunya juga harus disyukuri dan dijaga dengan baik.

Reporter Aminuddin
Editor Hariono
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.