Satgas TMMD Gandeng BNNK Cilacap Berikan Sosialisasi Bahaya Narkoba Bagi Warga Desa Cimrutu




Cilacap.  www.tribunus.co.id  -  - Gandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Cilacap, Satgas TMMD Sengkuyung tahap II tahun 2019 Kodim 0703/Cilacap memberikan penyuluhan tentang bahaya Narkoba di lingkungan keluarga kepada warga masyarakat Desa Cimrutu di Aula Kantor Desa Cimrutu Kecamatan Patimuan, Selasa (30/7).

Kegiatan tersebut sebagai upaya BNN dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran Narkoba. Selain itu kegiatan ini juga sebagai bentuk komitmen dan peran serta TNI dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Dengan penyuluhan tersebut diharapkan masyarakat mengerti akan bahaya narkoba sekaligus ancamannya terhadap negara.

Raras Amboro Retno S.Sos. selaku Narasumber dari BNNK Cilacap menjelaskan bahwa narkoba saat ini sudah masuk ke berbagai kalangan masyarakat termasuk di lingkungan keluarga dan bahaya narkoba ini bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal kasta.

Menurut dia salah satu cara yang harus dimulai sejak dini yaitu harus dimulai dari keluarga sebagai benteng diri dari pengaruh narkoba. Hal itu bisa diterapkan para orang tua kepada anak-anaknya tentunya dengan cara yang bisa diterima oleh anak dan juga contoh yang baik sehingga mereka mudah mengerti dan bisa diterapkan dalam kehidupannya kelak.

" Peran orang tua dalam upaya pencegahan narkoba bisa dilakukan para orang tua melalui beberapa cara diantaranya orang tua sebagai role model, orang tua sebagai pengawas dan orang tua sebagai pendidik," jelas Raras Amboro Retno S.Sos.

Selain itu juga kebiasaan para orang tua dalam keluarga karena pengaruhnya sangat besar pada anak-anaknya. Salah satu contoh orang tua yang biasa menyalahgunakan alkohol dan rokok dapat mempengaruhi anak ikut menyalahgunakan zat-zat tersebut.

Dalam sosialisasinya, Raras juga menjelaskan bahwa menghindari anak-anak dari bahaya narkoba justru dimulai dari balita atau tingkat TK dengan cara memberikan pengertian kepada mereka untuk bisa membedakan yang salah dan benar, yang baik dan buruk, penanaman nilai-nilai positif dan berbagai norma agama dan norma sosial, juga kebiasaan hidup sehat, dampak negatif narkoba dan cara menolak penawaran narkoba.

Selain itu pelatihan ketrampilan hidup, ketrampilan meningkatkan percaya diri, ketrampilan berkomunikasi, ketrampilan mengambil keputusan, ketrampilan menolak narkoba, ketrampilan mengatasi permasalahan dan penghargaan terhadap diri sendiri.
"Kita harus mempersiapkan anak-kita pada saat kita nanti tidak ada agar mereka menjadi generasi bangsa yang membanggakan, " pungkasnya.

(Urip)

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.