Kapolres Probolinggo, AKBP Eddwi Kurniyanto Apresiasi Aksi Heroik Yudha Rizki Selamatkan Bendera Merah Putih



Probolinggo, Tribunus.co.id
Kapolres Probolinggo, AKBP Eddwi Kurniyanto mengapresisasi aksi heroik yang dilakukan Yudha Rizki, siswa klas 12 SMAN-1 Dringu, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur saat memanjat tiang bendera membetulkan bendera yang terkait dipuncak tiang, saat pelaksanaan Upacara Penurunan Bendera 17 Agustus yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Dringu, pada Sabtu (17/8/2019) sore.

Melihat aksi heroik yang dilakukan Yudha Rizki tersebut, Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto Selasa (20/8/2019) pagi mendatangi SMAN-1 Dringu, memberikan penghargaan dan hadiah kepada Yudha Rizki yang memiliki keberanian dan jiwa patriot nasionalisme yang tinggi.

Kedatangan Kapolres AKBP Eddwi bersama rombongan di SMAN-1 Dringu disambut oleh Kepala Sekolah beserta segenap pendidik dengan upacara yang di ikuti oleh seluruh siswa.

Saya mengapresiasi keberaniannya pada saat Upacara Penurunan Bendera 17 Agustus di Kecamatan Dringu. Ada salah satu siswa SMAN-1 Dringu yang melakukan aksi heroik, pemberani, memiliki jiwa patriot yang tinggi. Karena pada saat itu bendera tidak bisa diturunkan, karena tali terkait dipuncak tiang, ujar Kapolres AKBP Eddwi Kurniyanto.

Upacara bendera itu sangat sakral. Melihat bendera tidak bisa diturunkan, dengan respek dia menuju tiang bendera, dengan keberaniannya, tanpa berpikir langsung memanjat tiang bendera dan membantu kelancaran penurunan bendera, lanjutnya.

Saya melihat di vidio, Yudha Rizki ini sangat berani sekali. Karena cuaca pada saat itu ada angin kencang, yaitu angin gending yang terkenal di wilayah Probolinggo ini. Namun dia berani mengambil resiko, langsung naik tiang, dibenarkan bendera yang terkait itu. Sehingga diturunkan dengan baik.

"Saya sangat mengapresiasi dan bangga kepadanya, masih muda mempunyai jiwa patriot yang kuat, pemberani, mempunyai jiwa nasionalisme yang tinggi," ungkapnya.

Saya yakin dan percaya dengan kebaikan dia, Insya Allah masa depannya akan lancar. "Saya akan mengawal dia, dalam arti dia mau jadi apa, saya siap mengawal dia. Karena generasi muda seperti inilah yang harus dibina dan dikawal sampai sukses untuk bangsa dan negara Indonesia ini," tuturnya.

Hadiah dan penghargaan pun juga saya berikan. Semoga bermanfaat. "Yang jelas untuk sekolahnya juga saya akan membantu sampai selasai," pungkasnya.

Sementara sang heroik Yudha Rizki mengatakan, sangat lega bisa menyelamatkan bendera yang yang talinya terkait diatas tiang akhirnya bisa diturunkan.

Saya senang mendapat penghargaan dan hadiah laptop dari Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto. "Laptop ini akan saya gunakan untuk kepentingan belajar agar tidak ketinggalan informasi," ujarnya.

Dia menceritakan, awalnya merasa takut. "Saya sempat ketakutan saat panjat tiang. Karena anginnya sangat kencang. Namun saya berfikir bendera harus turun. Karena upacara pusat perhatian semua pada bendera itu," kata siswa yang bercita-cita ingin menjadi TNI ini. (Singgih).

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.