Polres Probolinggo Kota Kembali Droping Air Bersih Pada Warga Yang Dilanda Kekeringan






Probolinggo, Tribunus.co.id
Kekeringan dampak dari kemarau panjang yang terjadi di beberapa wilayah hukum Polres Probolinggo Kota Jawa Timur menjadi perhatian khusus jajaran polres setempat.

Setelah membagikan air bersih di Desa Sumberkare Kecamatan Wonomerto pada Senin (14/10/19) lalu, kali ini, Jumat (25/10/2019) sore, jajaran Polres Probolinggo Kota kembali membagikan air bersih di Desa Klampok Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo.

Desa tersebut juga dilanda kekeringan, seperti Desa Sumberkare. Dan warganya pun kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Sehingga untuk keperluan sehari-hari, warga harus membeli air. Karena sumber air yang ada di sekitar daerah tersebut telah mengering akibat kemarau panjang.

Oleh karena itu, sebagai bentuk kepedulian sosial, Polres Probolinggo Kota melalui Sat Sabhara bersama dengan Polsek Tongas memberikan bantuan air bersih kepada warga Desa Klampok tersebut dengan menerjunkan kendaraan taktis (rantis) Armored Water Canon (AWC) yang memiliki kapasitas menampung air bersih sebanyak 5000 liter.

Kami kembali melaksanakan kegiatan sosial ini, karena warga di Desa Klampok saat ini kesulitan untuk mendapatkan air bersih karena musim kemarau yang berkepanjangan.

"Kegiatan ini sesuai dengan petunjuk dari Kapolres untuk  membantu para warga di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota yang benar-benar sedang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih," kata Kasat Sabhara Polres Probolinggo Kota AKP Dwi Sucahyo.

Warga Desa Klampok yang mendapatkan bantuan air bersih dari Polres ini menyampaikan ucapan terima kasih atas pemberian air bersih yang dilakukan oleh jajaran Polres Probolinggo Kota.

“Matur keso’on pak Polisi (terima kasih pak polisi)," ujar Ustad Sugito warga Desa Klampok dengan bahasa madura.

Kapolsek Tongas Iptu Gatot juga menghimbau kepada warga Desa Klampok, agar di masa musim kemarau ini jangan melakukan pembakaran sampah ataupun ilalang di sekitar kawasan hutan desa yang sedang kering.

“Musim kemarau seperti ini sangat rawan akan terjadinya kebakaran hutan dan ladang  (karhutla). Oleh karena itu kami mengharapkan kerjasama dari semua pihak untuk mengantisipasi kejadian tersebut,” ungkapnya.

Ditempat terpisah, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya menjelaskan, bahwa penyaluran air bersih ini sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang memang sangat membutuhkan.

Sebab, diketahui sudah beberapa bulan terakhir ini warga di Desa tersebut kesulitan mendapatkan air bersih. Akibat kemarau panjang sungai setempat mengering dan sumur-sumur tadah hujan milik warga juga mengering.

"Bantuan air bersih ini adalah aksi kemanusian, 'DARI POLRI UNTUK NEGERI' membagikan air bersih untuk masyarakat yang dilanda kekeringan akibat kemarau panjang," tutur Kapolres.

Air bersih ini untuk memenuhi kebutuhan warga sehari-hari, seperti untuk memasak dan minum, pungkas perwira polisi mantan Kasubdit-1 Ditreskrimsus Polda Jatim ini. (Singgih)

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.