Proyek Genderuwo; Di Perum Mega Asri" Rupa-Rupanya Judul Pagu Nya, Rehab Jalan Kelurahan Tanah Mas Kecamatan Talang Kelapa Rp.8,26 M.

Rehab Jalan Kelurahan Tanah Mas Kecamatan Talang Kelapa Rp.8,26 M.


BANYUASIN,TRIBUNUS.CO.ID - Pengerjaan proyek jalan cor yang dikerjakan di komplek perumahan Mega Asri Kelurahan Tanamas Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Sumsel yang pekerjaannya aut autan tanpa papan nama proyek genderuwo yang seperti ini ada delapan titik yang tempatnya dekat dekatan.

Sebagai warganegara yang baik sudah pasti mempertanyakan pekerjaan apa dan siapa yang kerjakan atas CV BAGUS BANGKIT apa namun itu semua belum sempat terjawab yang pasti pekerjaan yang persis seperti ini ada delapan titik dekat dekat sini yang dikerjakannya delapan pekerjaan tersebut satu orang Sepriadi warga setempat saat berbincang dengan wartawan media ini (5/10/2019) Kemarin.

Menurut warga yang akrab sama dengan nama Adi ini mengungungkapkan proyek dibangun di Komplek Residen BTN sama di Komplek Perumahan Megah Asri 2 yang saat ini juga pembangunanya baru dikerjakan.

Dikatakannya, dari informasi yang diterima bahwa proyek ini dari Dinas PU Banyuasin yang bersumber dari dana tambahan yang diperoleh dari sisa anggaran, tiru Adi seperti yang dikatakan oleh pengawas proyek.

Pengawas juga mengatakan bahwa proyek ini bisa saja dipindahkan ketempat lain kalau ada warga disini yang berani macam-macam dan kabarnya ada 8 titik proyek untuk satu pemborong namun dilain komplek perumahan, tiru Adi menegaskan kembali.

Untuk itu lanjut Adi, Pemkab Banyuasin harus bersikap transparan, kalau tidak mau banyak proyek genderuwo atau siluman dan yang menjadi pertanyaan saya apa boleh proyek cor jalan di komplek perumahan yang sedang dikerjakan itu yang dibiayai dari dana APBD, jadi apa kewajiban bagi Developernya kalau begitu.

Informasi terakhir hingga kemarin petang didapat kata Adi bahwa proyek jalan itu dibangunkan di komplek perumahan itu karena ada Pejabat Banyuasin yang berdomisili di jalan yang sedang dikerjakan itu.
Seorang warga perumahan mega asri mengungkap kan kekecewaannya lewat mensos di akun facebook Sapriadi Pratama nya ia menuliskan mana pihak penegak hukum Kepolisian masak pekerjaan bisa pilih2 dan pindah sana sini jelas nya di akun pribadi facobook milik nya.


Ini suatu ungkapan ekspresi meledak2 karena sikap, baik dari kontraktor maupun dari PPK dinas yang ter kait atas semau2nya saja atau suka-suka gua kate nye menggunakan uang Pemerintah hak nya rakyat katanya Kabupaten Banyuasin depisit anggaran artinya bukanya depisit anggaran namun banyaknya anggaran yang di hambur hamburkan tidak ada mempaatnya.

Namun dari keterangan warga bahwa bangunan jalan cor itu tidak akan bisa bertahan lama, karena badan jalan itu tanpa dilakukan pengerasan terlebih dahulu, setelah dibentuk jalan lalu ditimbun pasir kemudian langsung di cor, maka kualitas jalan cor pun tidak bisa dijamin lama sudah hancur juga, tutupnya.

Pemkab Banyuasin berusaha untuk diminta informasinya melalui Kepala Dinas Kominfo Aminuddin via whatsApp dijelaskan sedang dikonfirmasi dengan Kadis Perkimtan mas, menurut beliau besok di cek dahulu, jawabnya.

Diketahui untuk dugaan sementara pekerjaan yang dipotong-potong tersebut pekerjaan yang judul pagu anggarannya Rehab Jalan Kelurahan Tanah Mas Kecamatan Talang Kelapa   

Senilai Rp.8,26 M. Pekerjaan Konstruksi Tender May 2019 Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuasin Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan…

Sekarang ini masyarakat ingin lihat seperti apa penegaan hukum terhadap penjahat, perampok rakyat yang ber miliar-miliar ini, kami sudah percayakan pada pemerintah rakyat secara konstitusi kepada Bapak Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri Banyuasin, Kapolda, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.. WOouuuu,.. WOouuu."

Pewarta : rn

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.