TNI Tumbuhkan Rasa Cinta Terhadap Hutan dengan Berdongeng, Ini Caranya




Belu, NTT - Personel Pos Dafala Satgas Pamtas RI-RDTL sektor timur Yonif Raider 142/KJ melakukan penanaman pohon bersama anak-anak Desa Dafala Kec. Tasifeto Timur Kab. Belu NTT untuk pertebal rasa cinta terhadap hutan.

Melihat kondisi hutan di Indonesia yang semakin habis akibat dari penebangan hutan liar dan kebakaran lahan yang dilakukan oleh pelaku yang tidak bertanggung jawab, personel Pos Dafala Satgas Yonif R 142/KJ berinisiatif untuk memperkokoh rasa cinta kepada hutan dan pepohonan kepada anak-anak Desa Dafala sebagai generasi di masa yang akan datang.

"Kegiatan dipimpin langsung oleh Serda Surya Gana bersama 4 orang personel Pos Dafala lainnya, mereka mengajak anak-anak untuk memberikan ilmu pengetahuan tentang pentingnya ekosistem hutan sekaligus melakukan menanam pohon," ungkap Dansatgas Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos., M.M., di Mako Satgas Atambua, Selasa (3/12/2019).

Sebelum melakukan penanaman pohon, Serda Surya Gana membacakan sebuah dongeng kepada anak-anak tersebut tentang hutan sebagai paru-paru bumi.

"Ternyata anak-anak tersebut telah lama tidak pernah mendengarkan dongeng, sehingga pada saat personel Pos Dafala membacakan dongeng,  mereka terlihat senang dan serius mendengarkannya," paparnya

Pada saat selesai membacakan dongeng Serda Surya Gana menanyakan apa kesimpulan dari dongeng tersebut dan apa yang bisa diambil dari kisah itu.

Seorang anak yang bernama Anggel (10) menjawab "Kita tidak boleh menebang pohon sembarangan nanti bisa banjir dan longsor," ungkapnya.

Sementara seorang anak yang bernama Fandi (11) menjawab "Kita harus menjaga alam karena alam menyediakan apapun yang kita butuhkan," imbuhnya.

Setelah mendengarkan pendapat dari anak-anak tersebut, Serda Surya Gana bersama personel Pos Dafala lainnya langsung mengajak anak-anak tersebut ke sebuah lahan kosong untuk melakukan penanaman 20 pohon mangga.

Pada saat melakukan penanaman pohon, terlihat antusias dan rasa senang dari anak-anak tersebut, karena telah dapat menghijaukan kembali desa tercinta mereka dan mereka bangga dengan bumi yang kaya akan oksigen untuk manusia bernafas.

Adapun pohon yang ditanam adalah pohon mangga, selain bertujuan untuk mendapatkan hasil buahnya suatu saat nanti, tempat penanaman terdapat di pinggiran Desa Dafala, sehingga tidak sulit dalam mengawasi perawatan dan pertumbuhannya.

Anak-anak tersebut mengucapkan terima kasih banyak kepada personel Satgas Yonif R 142 /KJ karena telah membacakan dongeng sekaligus menanamkan jiwa kecintaan pada hutan dan mengajak mereka menanam pohon untuk menghijaukan desa mereka.

"Ini merupakan kegiatan yang positif, tidak hanya menjaga perbatasan, kami juga membantu memberikan pemahaman kepada warga masyarakat perbatasan dalam melestarikan alam khusus anak-anak sebagai generasi muda yang akan berperan dalam menjaga hutan kita," tandas Dansatgas. (Satgas Yonif R 142 /KJ)

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.