-->
Free YouTube Subscribers & Video Likes

Diduga Tersengat Listrik, Seorang Pemuda Alami Laka Kerja dan Meninggal Dunia



Polresta Jayapura Kota - Seorang pekerja buruh bangunan meninggal dunia diduga akibat sengatan listrik di proyek pembangunan puskesmas imbi Distrik Jayapura Utara. Sabtu (6/3) siang. 

Pekerja yang meninggal dunia tersengat aliran listrik itu bernama Rahmat (35). Ia bersama dua rekannya sedang mengerjakan proyek pembangunan puskesmas imbi. 

Kapolsek Jayapura Utara AKP Jahja Rumra, SH.,MH ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian laka kerja yang mengakibatkan seorang pekerja meninggal dunia. 

"Diduga korban terkena arus listrik dari mesin bor. Saat itu korban berada di lantai tiga yang akan melakukan pengeboran lantai, " Ujarnya. 

"Kasus ini dalam penanganan unit reskrim polsek Jayapura utara, dimana dua rekan kerjanya telah dimintai keterangan sebagai saksi dan melakukan olah TKP, memasang police line di TKP serta menyita barang bukti berupa alat mesin bor, " Bebernya. 

Ia pun menjelaskan, bahwa kejadian itu bermula ketika korban dan rekannya (saksi) sedang menyusun batu di lantai tiga, kemudian korban menyuruh saksi saudra Marthinus untuk mengambil bor listrik dan gurinda di kamp. 

"Usai mengambil mesin bor, saksi Marthinus menarik kabel untuk menghidupkan alat bor namun alat tersebut tidak hidup sehingga saudara saksi kembali mengecek kabel yang tertancap di lubang cok listrik namun  tidak ada kerusakan listrik, "terang Kapolsek. 

" Setelah itu saksi kembali ke TKP ternyata melihat korban sudah dalam posisi berdiri sambil memegang alat mesin bor lalu menyuruh saudara saksi untuk menancapkan cok tiba-tiba korban berteriak "Allahu Akbar" secara berulang-ulang, melihat kondisi tersebut rekan kerjanya langsung mencabut kabel bor dari colokan listrik dan saat itu korban sudah tersandar didinding serta terjatuh kelantai selanjutnya rekan kerjanya meminta pertolongan untuk dibawah ke RS Dok II Jayapura namun nyawa korban sudah tidak dapat tertolong, "pungkasnya.(*) 


Penulis   : Andi

0 Komentar

Lebih baru Lebih lama