-->

Polres Gianyar gelar gerai vaksin untuk anak usia 6 sampai 11 tahun.

 


Gianyar - Kepolisian Resor Gianyar menggelar vaksinasi untuk anak usia 6 sampai 11 tahun. Vaksinasi digelar di SD 1 Desa Tegal Tugu, Senin (20/12).


Kegiatan vaksinasi ini mendapatkan antusias masyarakat yang tinggi dimana terlihat warga membawa anaknya untuk disuntik vaksin.


Sejak pukul 08.00 wita, ratusan siswa sekolah dasar sudah mulai berdatangan yang diantar oleh orang tua mereka.


Masing-masing anak didaftarkan oleh petugas dan menjalani pemeriksaan tekanan darah serta konsultasi oleh dokter.


Anak-anak juga ditanyakan soal alergi obat atau imunisasi yang mungkin diperoleh selama ini. Setelah memastikan kalau anak sehat dan siap, petugas menjelaskan efek mendapatkan suntikan vaksin dan juga saran kesehatan pasca mendapatkan vaksin.


Salah seorang siswa mengaku baru pertama kali mendapatkan vaksin. Ia mengaku awalnya takut namun tetap memberanikan diri untuk divaksin.


Warga berharap, gerai vaksin bagi anak usia 6 sampai 11 tahun lebih sering dan rutin dilakukan sehingga anak-anak sekolah memiliki kekebalan tubuh dari virus.


“Semoga kedepan lebih banyak lagi lokasi vaksin untuk anak-anak. kita merasa terbantu dengan pelaksanaan vaksin ini karena selama ini anak-anak belum pernah mendapatkan vaksin" ungkap salah seorang warga.


Kapolres Gianyar AKBP I Made Bayu Sutha Sartana, S.I.K., M.H. saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya terus menggenjot pelaksanaan vaksin untuk semua kelompok usia.


“Vaksinasi untuk Lansia dan usia 12 sampai 17 tahun terus kita kebut, kini kita juga menyasar kelompok usia 6 sampai 11 tahun" ujarnya.  


Pihaknya juga juga bekerjasama dengan Dinas kesehatan setempat dalam pelaksanaan vaksinasi sehingga target tercapai.


“Ayo ikuti vaksinasi dan bawa anak-anak untuk divaksin. Jangan takut divaksin karena vaksin meningkatkan kekebalan tubuh dan bermanfaat bagi kesehatan" ungkapnya.


Hingga akhir pelaksanaan tercatat ada 323 anak yang terdaftar namun hanya 219 anak yang sudah disuntik vaksin sedangkan 104 anak ditunda karena kendala kesehatan.

0 Komentar

Lebih baru Lebih lama