Jayapura – Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., mengikuti kegiatan Zoom Meeting Analisa dan Evaluasi (Anev) perkembangan Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) terkini serta Monitoring Pelayanan Idul Fitri 1447 H, Selasa (24/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Venue Dayung, Distrik Abepura, Kota Jayapura tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., serta diikuti oleh para pejabat utama Mabes Polri, jajaran Polda, dan unsur Forkopimda terkait.
Dalam arahannya, Kapolri menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan sebuah Operasi Kemanusiaan. Operasi ini tidak hanya berfokus pada pengawalan arus mudik dan balik, tetapi juga memastikan seluruh rangkaian bulan suci Ramadhan hingga hari raya keagamaan lainnya, seperti Nyepi, berjalan dengan aman dan kondusif.
Berdasarkan laporan dari Kakorlantas, puncak arus mudik nasional tahun 2026 mencatat sebanyak 270.315 kendaraan, meningkat 4,62% dibandingkan tahun sebelumnya. Menghadapi prediksi puncak arus balik yang dimulai pada 24 Maret, Kapolri menginstruksikan langkah antisipatif sejak dini guna mencegah penumpukan kendaraan.
"Sosialisasikan secara masif kepada masyarakat agar mereka memiliki pilihan waktu kepulangan antara tanggal 24, 25, atau 26 Maret. Strategi ini penting untuk mengurai potensi kemacetan di titik-titik krusial," ujar Kapolri.
Anev kali ini juga menyoroti gairah ekonomi dan pariwisata yang meningkat tajam. Laporan dari beberapa wilayah seperti DIY, Jawa Barat, dan Banten menunjukkan angka kunjungan wisatawan yang menembus jutaan orang dengan tingkat hunian hotel mencapai 73% hingga 89%.
Merespons hal tersebut, Polri telah menyiagakan "Pos Terpadu Tematik" dan mengoptimalkan masjid-masjid di jalur arteri sebagai tempat pelayanan logistik bagi para pemudik. Kapolri juga memberikan atensi khusus pada keselamatan di wisata air.
"Berikan titik-titik pemetaan wilayah mana yang harus dihindari di kawasan pantai atau laut, agar masyarakat dapat menikmati liburan bersama keluarga dengan aman dan nyaman," tambahnya.
Selain pariwisata, fokus diarahkan pada manajemen penyeberangan di Pelabuhan Merak, Ciwandan, hingga Ketapang. Kapolri meminta adanya penambahan personel dan koordinasi intensif terkait kebutuhan kapal penyeberangan, terutama mengantisipasi prediksi cuaca buruk (hujan) yang dapat menghambat jadwal perjalanan.
Kapolda Papua bersama seluruh jajaran menyatakan kesiapan dalam menindaklanjuti arahan pimpinan guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri 1447 H.

Admin 081357848782 (0)