Keerom — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Keerom melakukan monitoring dan pengecekan harga serta ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Keerom, Papua, pada Kamis (5/3/2026) pukul 08.00 WIT hingga Jumat (6/3/2026) pukul 08.00 WIT.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari pengawasan terhadap stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di masyarakat. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa secara umum pasokan bahan pokok di wilayah Kabupaten Keerom masih mencukupi dan relatif stabil.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, harga beras di tingkat pedagang tercatat bervariasi. Beras Bulog dijual dengan harga Rp10.000 per kilogram, beras curah Rp16.000 per kilogram, beras medium Rp15.500 per kilogram, dan beras premium Rp16.800 per kilogram. Sementara itu, beras merah dijual Rp15.000 per kilogram, ketan hitam Rp30.000 per kilogram, dan ketan putih Rp18.000 per kilogram. Pasokan beras dilaporkan cukup dan tidak mengalami kenaikan harga.
Untuk komoditas minyak goreng, ketersediaan stok juga dinilai mencukupi dan harga relatif stabil. Sejumlah merek minyak goreng kemasan satu liter seperti Sabrina, Sedap, Masku, Sania, Tropikal, Viola, Kuncimas, Filma, hingga Damai dijual dengan harga rata-rata Rp23.000 per liter. Sementara itu, minyak goreng merek Bimoli dijual Rp24.000 per liter. Untuk kemasan dua liter, harga berkisar antara Rp40.000 hingga Rp48.000, sedangkan kemasan lima liter dijual antara Rp100.000 hingga Rp115.000 per jeriken.
Komoditas gula juga dilaporkan memiliki pasokan yang cukup. Gula kiloan dijual dengan harga Rp20.000 per kilogram, sedangkan gula kemasan merek Gulaku dijual Rp18.000 per kilogram.
Untuk tepung terigu, harga berkisar antara Rp14.000 hingga Rp15.000 per kilogram, tergantung merek. Tepung kiloan, Kompas, Falcon, dan Cakra dijual sekitar Rp14.000 per kilogram, sementara merek Segitiga Biru dijual Rp15.000 per kilogram.
Selain itu, garam beryodium merek Cap Kapal dijual dengan harga Rp3.000 untuk kemasan 250 gram dan Rp5.000 untuk kemasan 500 gram. Produk susu kaleng merek Bendera dijual Rp14.000 per kaleng, sedangkan merek Carnation Rp13.000 per kaleng.
Untuk komoditas daging, pasokan daging sapi dan ayam dilaporkan mencukupi. Harga daging sapi segar mencapai Rp140.000 per kilogram. Sementara itu, ayam potong dijual Rp45.000 per kilogram, mengalami kenaikan dari harga sebelumnya sekitar Rp35.000 per kilogram. Harga ayam per ekor berkisar antara Rp60.000 hingga Rp65.000.
Telur ayam juga tersedia dengan harga Rp68.000 per rak untuk telur ayam dari Makassar dan Rp70.000 per rak untuk telur ayam lokal.
Komoditas bawang tercatat memiliki pasokan cukup, dengan harga bawang merah Rp45.000 per kilogram, bawang putih Rp45.000 per kilogram, dan bawang bombai Rp35.000 per kilogram. Untuk cabai, harga cabai rawit mencapai Rp80.000 per kilogram dan cabai keriting sekitar Rp60.000 per kilogram.
Sementara itu, harga kacang-kacangan juga bervariasi, antara lain kacang hijau Rp35.000 per kilogram, kacang tanah Rp34.000 per kilogram, kacang merah Rp50.000 per kilogram, serta kacang kedelai Rp45.000 per kilogram.
Adapun untuk mi instan, pasokan dinilai mencukupi dengan harga satu karton mi instan berkisar antara Rp112.000 hingga Rp118.000, tergantung merek.
Secara umum, hasil monitoring Satreskrim Polres Keerom menunjukkan bahwa ketersediaan bahan pokok di wilayah tersebut masih aman dan harga relatif stabil, meskipun terdapat kenaikan pada komoditas ayam potong. Monitoring serupa akan terus dilakukan guna memastikan stabilitas harga dan pasokan bahan pokok bagi masyarakat.

Admin 081357848782 (0)