Supiori — Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Supiori melaksanakan pengecekan stok dan harga minyak goreng di wilayah hukumnya guna memastikan ketersediaan serta stabilitas harga di tengah masyarakat.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa stok minyak goreng di Kabupaten Supiori didominasi oleh produk kemasan premium dengan total ketersediaan mencapai sekitar 1.000 liter. Sementara itu, minyak goreng curah dan kemasan sederhana tidak ditemukan dalam distribusi di wilayah tersebut.
Untuk kebutuhan konsumsi, rata-rata kebutuhan minyak goreng per bulan di Kabupaten Supiori tercatat sekitar 50 karton untuk kemasan sederhana dan 50 karton untuk kemasan premium.
Dari sisi harga, minyak goreng kemasan premium di pasaran dijual dengan variasi harga. Produk Bimoli ukuran 5 liter dijual Rp125.000, Mitra 5 liter Rp95.000, dan Sinai 5 liter Rp100.000. Selain itu, tersedia juga kemasan yang lebih kecil seperti Sinai 1.850 ml seharga Rp45.000, 900 ml Rp25.000, 450 ml Rp13.000, hingga kemasan 250 ml Rp8.000. Sementara produk Masku ukuran 485 ml dijual Rp13.000.
Kasat Reskrim Polres Supiori menyampaikan bahwa secara umum stok minyak goreng di wilayah tersebut masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Namun demikian, hasil pengecekan juga menunjukkan adanya kenaikan harga minyak goreng di pasaran. Kondisi ini menjadi perhatian aparat untuk terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi lonjakan harga yang lebih tinggi.

Admin 081357848782 (0)