Gianyar – Dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948, masyarakat Desa Adat Tedung melaksanakan prosesi suci Melasti dengan mengiring sesuhunan menuju Pantai Masceti, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Selasa (17/3/2026) pagi.
Prosesi yang dimulai sejak pukul 05.00 Wita tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan mendapat pengamanan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Abianbase Aiptu I Dewa Agung Nyoman Alit S bersama Babinsa Koptu Pande Made Yasa serta pecalang Desa Adat Tedung. Pengamanan dilakukan guna memastikan jalannya kegiatan adat dan keagamaan tersebut berjalan dengan aman, tertib, serta lancar.
Iringan sesuhunan Desa Adat Tedung yang diikuti sekitar 600 orang masyarakat bergerak menuju Pantai Masceti melalui jalur Desa Medahan. Sepanjang perjalanan, suasana tetap tertib dengan dukungan penuh dari aparat keamanan dan pecalang yang bersinergi dalam mengatur jalannya iringan umat.
Setibanya di Pantai Masceti, umat melaksanakan prosesi Melasti sebagai rangkaian upacara penyucian diri dan sarana upacara menjelang Hari Raya Nyepi. Prosesi berlangsung dengan penuh kekhusyukan serta tetap memperhatikan ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Usai melaksanakan ritual di pantai, sesuhunan kemudian diiring kembali menuju Pura Puseh Desa dan tiba sekitar pukul 07.35 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 08.45 Wita dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan, SH., MM menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen dalam memberikan rasa aman, khususnya dalam kegiatan adat dan keagamaan yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Bali.
“Kami dari Polsek Gianyar akan terus hadir memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat dalam setiap kegiatan adat maupun keagamaan. Sinergitas antara Polri, TNI, pecalang, serta masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.
Kapolsek juga mengapresiasi masyarakat Desa Adat Tedung yang telah melaksanakan kegiatan dengan tertib serta turut menjaga keamanan selama prosesi berlangsung.
Dengan sinergi yang baik antara aparat keamanan, pecalang, dan masyarakat, kegiatan Melasti tersebut dapat berjalan dengan lancar, aman, serta penuh khidmat, sehingga situasi wilayah tetap terjaga dalam keadaan kondusif. (*)

Admin 081357848782 (0)