-->

Kapolda Papua Resmikan Pura Wira Surya Loka, Perkuat Pembinaan Spiritual dan Toleransi di Lingkungan Polri

 



Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si secara resmi menghadiri dan meresmikan Pura Wira Surya Loka Polda Papua melalui rangkaian Upacara Miaspas dan Mepedagingan yang dilaksanakan di kompleks Polda Papua, Kota Jayapura, Kamis (02/04/2026).


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H, para Pejabat Utama Polda Papua, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Papua I Komang Alit Wardana, S.E., serta tokoh agama dan personel Polri.


Dalam laporan Ketua Panitia yang juga Kabid TIK Polda Papua Kombes Pol. I Ketut Suarnaya, S.I.K., disampaikan bahwa sebelum peresmian telah dilaksanakan rangkaian upacara suci Melaspas dan Mepedagingan sebagai proses penyucian secara spiritual.


“Melaspas merupakan upacara pembersihan dan penyucian secara niskala, sedangkan Mepedagingan merupakan proses pengisian kekuatan spiritual, sehingga pura ini tidak hanya berdiri secara fisik namun juga memiliki kesucian sebagai tempat ibadah,” jelasnya.


Ia juga menambahkan bahwa pembangunan pura ini diinisiasi sejak 25 Januari 2024 sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan pembinaan rohani personel Polri beragama Hindu di lingkungan Polda Papua.


Sementara itu, Ketua PHDI Provinsi Papua I Komang Alit Wardana, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas komitmen Kapolda Papua dalam mendukung pembangunan sarana ibadah.


“Keberadaan pura ini menjadi simbol nyata kepedulian terhadap pembinaan spiritual sekaligus wujud toleransi dan harmoni antar umat beragama di Papua,” ujarnya.


Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin dalam sambutannya menekankan pentingnya pemanfaatan pura secara optimal sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan moral.


“Saya tidak ingin setelah diresmikan tempat ini menjadi sepi. Pura ini harus hidup, dimanfaatkan oleh seluruh umat, baik anak-anak, remaja maupun dewasa sebagai sarana pembinaan rohani,” tegas Kapolda.


Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan tempat ibadah di lingkungan Polda Papua tidak hanya terbatas pada pura, tetapi juga mencakup pembangunan masjid dan gereja sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keberagaman.


“Ini merupakan bagian dari semangat kita bersama untuk menghadirkan keseimbangan antara tugas kedinasan dengan pembinaan spiritual, guna membentuk personel Polri yang berintegritas, humanis, dan profesional,” tambahnya.


Lebih lanjut, Kapolda berharap Pura Wira Surya Loka dapat menjadi pusat pembinaan rohani, penguatan nilai-nilai dharma, serta simbol toleransi dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Papua.



0 Komentar

Lebih baru Lebih lama