Jayapura – Kepolisian Daerah (Polda) Papua meresmikan dan mentahbiskan Gereja Oikumene Terang Bhara Daksa di Koya Koso, Kota Jayapura, Kamis (09/04/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan mental dan spiritual personel Polri serta masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Papua Komjen (Purn) Matius D. Fakhiri, S.I.K., S.H., M.H, Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin., S.H., M.Si, Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, S.I.K., M.H, para Pejabat utama Polda Papua, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.
Prosesi peresmian diawali penandatanganan prasasti oleh Kapolda Papua, pembukaan selubung nama gereja, serta pengguntingan pita oleh Gubernur Papua bersama Kapolda Papua, Ketua Bhayangkari, Ketua PGI Wilayah Papua, dan Uskup Jayapura.
Selanjutnya, Kapolda Papua menyerahkan kunci gereja kepada Ketua PGI Wilayah Papua sebagai simbol penyerahan pemanfaatan rumah ibadah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pentahbisan gereja yang dipimpin Ketua PGI Wilayah Papua Pdt. Hiskia Rollo bersama Uskup Jayapura dan Pdt. Febriane Suripatty.
Dalam sambutannya, Gubernur Papua menegaskan bahwa pembangunan rumah ibadah memiliki makna strategis dalam memperkuat nilai-nilai spiritual dan kebersamaan.
“Pembangunan gereja ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi wujud komitmen dalam membangun kehidupan rohani, memperkuat iman, serta menanamkan nilai kejujuran, kasih, dan pengabdian kepada sesama,” ucap Gubernur Papua.
Gubernur berharap gereja tersebut dapat menjadi pusat pembinaan mental dan spiritual serta mempererat persaudaraan antara Polri dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua PGI Wilayah Papua Pdt. Hiskia Rollo menyampaikan bahwa gereja harus dimaknai sebagai pusat pertumbuhan iman dan pelayanan.
“Gereja ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar dihidupi melalui kegiatan ibadah dan pelayanan yang berkelanjutan,” katanya.
Dikesempatan yang sama, Kapolda Papua menekankan pentingnya pembinaan rohani dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
“Pembinaan mental dan spiritual menjadi fondasi penting bagi personel Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kapolda.
Ia juga mengajak seluruh personel, khususnya yang beragama Kristen, untuk memanfaatkan gereja tersebut secara optimal sebagai sarana ibadah dan pembinaan karakter.
Melalui peresmian ini, diharapkan Gereja Oikumene Terang Bhara Daksa dapat menjadi pusat pembinaan spiritual yang berkelanjutan serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua.

Admin 081357848782 (0)