-->

Wamendagri Dorong Penyelesaian Konflik Papua Pegunungan Libatkan Tokoh Gereja dan Adat

  


Jayapura – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Ribka Haluk menegaskan bahwa setiap persoalan yang terjadi di wilayah Papua Pegunungan sebaiknya diselesaikan secara baik dengan melibatkan tokoh gereja, tokoh adat, serta elemen masyarakat setempat guna menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat perdamaian di tengah masyarakat.


Hal tersebut disampaikan Ribka Haluk saat menghadiri prosesi perdamaian konflik suku yang berlangsung di Mapolres Jayawijaya, Papua Pegunungan. 


Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan musyawarah dan penyelesaian secara berjenjang mulai dari lingkungan keluarga hingga tingkat kampung dan kelurahan.


Menurut Ribka, penyelesaian masalah tidak harus selalu dibawa ke ranah pemerintahan apabila masih dapat diselesaikan melalui pendekatan adat dan keagamaan yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Papua Pegunungan.


“Kalau ada masalah supaya diselesaikan dengan baik-baik, tidak perlu dibawa ke pemerintah tetapi penyelesaiannya dapat melibatkan tokoh gereja dan adat,” ujar Ribka Haluk.


Ia menjelaskan bahwa masyarakat Papua Pegunungan telah hidup berdampingan dengan nilai-nilai keagamaan dan adat yang kuat sehingga setiap perselisihan diharapkan dapat diselesaikan secara damai tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan maupun perang suku.


Ribka juga mengingatkan pentingnya peran tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh intelektual dalam menjaga persatuan serta membangun suasana kondusif di Papua Pegunungan. 


Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus bersatu untuk mendukung pembangunan daerah dan menciptakan kehidupan sosial yang aman dan harmonis.


Selain itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri memastikan akan terus hadir dalam membantu penyelesaian konflik sosial di Papua Pegunungan melalui koordinasi lintas sektor bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh adat, dan tokoh agama.


Wamendagri berharap proses rekonsiliasi yang sedang berjalan dapat memperkuat perdamaian di Wamena dan wilayah Papua Pegunungan secara umum sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal dan kondusif.

0 Komentar

Lebih baru Lebih lama