-->

5 KORBAN LEDAKAN BOM DI BIAK DIMAKAMKAN DALAM 1 LIANG LAHAT


 

Jayapura – Suasana duka dan haru menyelimuti Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sorido, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, saat lima korban meninggal dunia akibat ledakan yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II dimakamkan dalam satu liang lahat, Senin (01/06/2026).


Sebelum dimakamkan, kelima korban terlebih dahulu menjalani ibadah pelepasan yang berlangsung di Ruang Jenazah RSUD Biak Numfor. Prosesi tersebut dihadiri oleh keluarga korban, masyarakat, tokoh agama, unsur Pemerintah Daerah, serta perwakilan TNI-Polri yang turut memberikan penghormatan terakhir kepada para korban.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra, S.H., M.M., Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor Zacharias L. Mailoa, S.T., M.M., para pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Kasat Intelkam Polres Biak Numfor Iptu Yuan Charles Rumsarwir, S.E., yang mewakili Kapolres Biak Numfor.


Ibadah pelepasan dipimpin oleh Pdt. Gideon Kawer. Dalam suasana penuh haru, keluarga korban dan masyarakat memanjatkan doa serta mengiringi kepergian para korban yang menjadi korban jiwa dalam peristiwa ledakan tersebut.


Lima korban yang dimakamkan dalam satu liang lahat tersebut yakni:

1. Israel Raubaba (7)

2. Yisrel Raubaba (5)

3. Karmila Ayorbaba (25)

4. Delfin Raubaba (41)

5. Moris Raubaba (24)


Dalam sambutannya, Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja tanpa mengenal lelah sejak terjadinya ledakan.


“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor, saya mengucapkan terima kasih kepada TNI-Polri, Basarnas, tenaga kesehatan, seluruh instansi terkait, dan masyarakat yang telah membantu proses penanganan pascakejadian. Kami juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Bupati.


Usai ibadah pelepasan, kelima jenazah diberangkatkan menggunakan mobil ambulans menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sorido, Distrik Biak Kota. Setibanya di lokasi pemakaman, peti jenazah diangkat oleh keluarga dan warga menuju liang lahat yang telah dipersiapkan.


Prosesi pemakaman kembali diawali dengan ibadah singkat sebelum seluruh peti jenazah diturunkan ke dalam satu liang lahat. Suasana semakin haru ketika keluarga dan kerabat memberikan penghormatan terakhir serta menaburkan tanah sebagai simbol perpisahan kepada orang-orang tercinta.


Sekitar 150 warga turut menghadiri prosesi pemakaman tersebut sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moral kepada keluarga korban yang tengah berduka.


Sementara itu, aparat kepolisian bersama tim gabungan masih terus melakukan pengamanan lokasi ledakan serta pencarian terhadap korban yang hingga kini belum ditemukan. 


Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban.


"Atas nama Polda Papua, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban yang ditinggalkan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan kepada keluarga dalam menghadapi cobaan ini. Kami juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu proses evakuasi, pencarian korban, hingga pemakaman para korban," ujar Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.

0 Komentar

Lebih baru Lebih lama