Jayapura – Sebanyak 235 Calon Siswa (Casis) Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 resmi mengikuti Upacara Tradisi Penerimaan yang digelar di Lapangan Hitam SPN Polda Papua, Jumat (17/07).
Upacara dipimpin langsung oleh Ka SPN Polda Papua Kombes Pol. Andreas L.J. Tampubolon, S.I.K., M.K.P., serta dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang SPN beserta pengurus, para pengasuh, staf SPN Polda Papua, dan seluruh calon siswa yang akan menjalani pendidikan pembentukan di SPN Polda Papua.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, pembacaan pernyataan penerimaan calon siswa oleh Ka SPN, dilanjutkan dengan prosesi pengalungan noken dan pemasangan Mahkota Papua sebagai simbol diterimanya para casis menjadi bagian dari keluarga besar SPN Polda Papua.
Dalam amanatnya, Kombes Pol. Andreas menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh calon siswa sekaligus menegaskan bahwa tradisi penerimaan bukan sekadar seremoni, melainkan momentum awal pembentukan karakter seorang insan Bhayangkara.
"Saya mengucapkan selamat datang dan selamat mengikuti rangkaian Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Papua. Tradisi ini bukan sekadar seremonial, tetapi memiliki makna filosofis yang mendalam. Noken melambangkan kehidupan, persaudaraan, tanggung jawab, kerja keras, kepercayaan, dan semangat gotong royong masyarakat Papua. Sementara Mahkota Papua menjadi simbol harapan agar setiap calon Bhayangkara memiliki karakter yang kuat, bijaksana dalam mengambil keputusan, serta senantiasa menjaga kehormatan institusi Polri," ujarnya.
Lebih lanjut, Ka SPN menekankan tiga prinsip utama yang harus menjadi pedoman seluruh calon siswa selama menjalani pendidikan, yakni memperkokoh keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjadikan disiplin sebagai budaya hidup, serta menghormati seluruh tenaga pendidik, pengasuh, instruktur, dan senior sebagai bagian penting dalam proses pembentukan karakter dan profesionalisme.
Tradisi penerimaan ini menjadi langkah awal bagi para calon siswa untuk memasuki dunia pendidikan kepolisian yang menuntut integritas, disiplin, mental yang tangguh, serta kesiapan mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Di akhir kegiatan, Ka SPN Polda Papua menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pengasuh, Bhayangkari, serta seluruh personel SPN Polda Papua yang telah mendukung dan mempersiapkan seluruh rangkaian tradisi penerimaan sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh makna.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. mengatakan bahwa tradisi penerimaan merupakan bagian penting dalam membangun karakter calon anggota Polri sejak awal pendidikan.
"Tradisi ini menjadi fondasi awal pembentukan mental, disiplin, dan kecintaan terhadap nilai-nilai luhur Polri. Diharapkan seluruh calon siswa mampu mengikuti setiap tahapan pendidikan dengan sungguh-sungguh sehingga nantinya menjadi Bhayangkara yang Presisi, profesional, berintegritas, serta siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tutup Kabid Humas.

Admin 081357848782 (0)