-->

DPD RI Bentuk Pansus Papua, Yorrys Raweyai Tekankan Pentingnya Perdamaian

  


Jayapura – Wakil Ketua DPD RI sekaligus Ketua Panitia Khusus (Pansus) Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua, Yorrys Raweyai, menegaskan bahwa berbagai peristiwa kekerasan yang terus terjadi di Tanah Papua harus segera mendapat perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.


Hal tersebut disampaikan Yorrys dalam konferensi pers usai Rapat Pleno Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua di Gedung DPD RI, Jakarta. Menurutnya, setiap korban jiwa akibat konflik di Papua merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak boleh dianggap sebagai peristiwa yang biasa.


"Papua membutuhkan perdamaian. Kekerasan yang terus berulang harus dihentikan agar masyarakat dapat hidup dengan aman, bermartabat, dan terbebas dari rasa takut," ujar Yorrys.


Ia menilai penyelesaian persoalan Papua tidak cukup hanya melalui pendekatan keamanan, tetapi juga memerlukan langkah yang lebih komprehensif, seperti dialog, perlindungan terhadap hak-hak masyarakat, serta pembangunan yang berkeadilan.


Ia juga menjelaskan bahwa pembentukan Pansus merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi kelembagaan DPD RI dalam mengawal berbagai persoalan strategis di Papua, khususnya yang berkaitan dengan aspek kemanusiaan.


Menurutnya, Pansus akan menghimpun berbagai informasi, menyerap aspirasi masyarakat, dan merumuskan rekomendasi yang nantinya disampaikan kepada pemerintah sebagai bahan penyusunan kebijakan.


"Kami ingin memastikan suara masyarakat Papua didengar dan menjadi bagian penting dalam penyusunan solusi yang menyeluruh. Persoalan Papua membutuhkan penyelesaian yang komprehensif dan melibatkan semua pihak," kata yorrys.


Ia juga mendorong agar setiap dugaan tindak kekerasan yang melibatkan aparat keamanan, kelompok bersenjata, maupun unsur sipil diproses secara adil sesuai ketentuan hukum, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap negara dapat terus terjaga.


Menutup keterangannya, Yorrys mengajak pemerintah pusat, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen bangsa untuk memperkuat sinergi dalam membangun Papua yang aman, damai, dan sejahtera.


Ia berharap rekomendasi yang dihasilkan Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam mendorong penyelesaian berbagai persoalan di Papua secara komprehensif, berkeadilan, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.

0 Komentar

Lebih baru Lebih lama