Mulia - Kabupaten Puncak Jaya memasuki babak baru yang lebih tenang dan penuh harapan.
Di tengah momentum itu, tokoh pemuda sekaligus intelektual muda kebanggaan daerah, Mitinus Telenggen, dengan lantang mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu padu menjaga stabilitas keamanan dan tidak lengah terhadap serbuan isu maupun provokasi dari pihak-pihak yang ingin melihat daerah ini kembali gonjang-ganjing.
“Kita sudah merasakan sendiri dampak dari ketidakamanan. Kini saatnya kita bersama-sama mempertahankan suasana kondusif ini sebagai harga mati untuk masa depan anak cucu kita,” ujar Mitinus di Mulia, Selasa, 21 Juli 2026.
Ia menegaskan bahwa setiap warga memiliki peran strategis sebagai benteng pertama dalam menyaring informasi, terutama dari media sosial atau oknum yang sengaja menyebar kebencian dan perpecahan.
Menurutnya, kewaspadaan kolektif adalah kunci agar Puncak Jaya tidak kembali terjerumus ke dalam siklus konflik yang menghambat segalanya.
Mitinus menyoroti bahwa program-program pemerintah di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan peningkatan SDM sedang bergulir. Namun, semua itu akan sia-sia tanpa dukungan penuh dari masyarakat dalam menjaga ketertiban.
“Keamanan adalah fondasi. Tanpa itu, sekolah tutup, jalan rusak, dan layanan kesehatan terhenti. Mari kita jaga agar pembangunan tidak lagi tertunda,” tegasnya.
Ia juga mengajak generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam menyebarkan pesan-pesan damai, serta mendorong partisipasi aktif dalam musyawarah desa dan forum-forum pemuda sebagai ruang dialog yang sehat.
Tak hanya mengimbau warga, Mitinus juga menyatakan sikap tegas mendukung aparat kepolisian dalam menindak tegas setiap oknum yang terbukti melanggar hukum atau mengganggu stabilitas. Ia menilai bahwa proses hukum yang adil dan profesional justru melindungi masyarakat kecil dari intimidasi dan ketakutan.
“Kami tidak akan diam jika ada yang mencoba mengacau. Biarkan aparat bekerja, dan mari kita dukung mereka dengan memberikan informasi serta tidak melindungi pelaku gangguan keamanan,” pungkasnya.
Sebagai figur yang disegani di kalangan pemuda, Mitinus menutup ajakannya dengan pesan penuh optimisme.
“Kita berbeda suku, agama, dan pandangan, tapi kita satu dalam tujuan, membangun Puncak Jaya yang damai dan sejahtera. Jangan biarkan provokasi merenggut masa depan kita. Tunjukkan bahwa kami, generasi muda, siap menjadi perekat bangsa,” ucapnya.
Dengan sinergi antara masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemerintah, dan aparat keamanan, ia meyakini Puncak Jaya akan terus melangkah maju, sebagai daerah yang aman, bermartabat, dan penuh prestasi.

Admin 081357848782 (0)