-->

Polda Papua Tingkatkan Kesiapsiagaan Jajaran melalui Anev Perkembangan Sitkamtibmas

 


Jayapura – Polda Papua mengikuti kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Perkembangan Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) melalui Zoom Meeting yang dilaksanakan di Aula Cenderawasih Mapolda Papua, Selasa (25/8/2026).


Kegiatan tersebut diikuti Karo Ops Polda Papua Kombes Pol. Sih Harno, S.H., M.H., Dir Intelkam Polda Papua Kombes Pol. Jan W. I. Makatita, S.I.K., Dansat Brimob Polda Papua Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., serta Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol. Dr. Rommy Sebastian, M.Kes., M.H., CPM., QHIA.


Anev tersebut merupakan bagian dari langkah Polri untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi perkembangan situasi serta memperkuat kesiapsiagaan jajaran dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas.


Dalam kegiatan tersebut disampaikan paparan Pusdalis Mabes Polri serta arahan pimpinan terkait pentingnya meningkatkan deteksi dini, mitigasi dan langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat berkembang di lapangan.


Karo Ops Polda Papua Kombes Pol. Sih Harno, S.H., M.H., mengatakan bahwa kesiapsiagaan menjadi salah satu hal penting yang harus terus diperkuat oleh seluruh jajaran dalam menghadapi perkembangan situasi kamtibmas.


“Melalui kegiatan Anev ini, kami melakukan evaluasi sekaligus memastikan kesiapan jajaran dalam menghadapi setiap perkembangan situasi. Deteksi dini dan langkah mitigasi harus dilakukan sejak awal sehingga potensi gangguan dapat diantisipasi dan tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih besar,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa kesiapan personel, sarana dan prasarana serta pola pengamanan harus menjadi perhatian seluruh jajaran.


“Setiap satuan fungsi dan kewilayahan harus mengetahui kondisi kekuatan personelnya, kesiapan perlengkapan serta langkah yang akan dilakukan apabila terjadi perkembangan situasi. Kesiapan tersebut harus dibangun melalui koordinasi dan komunikasi yang baik antar fungsi,” jelasnya.


Kombes Pol. Sih Harno juga mengingatkan personel agar tetap mengedepankan profesionalitas, humanis dan tindakan yang terukur dalam melaksanakan tugas di lapangan.


“Dalam memberikan pelayanan maupun melakukan tindakan kepolisian, personel harus tetap profesional, humanis dan sesuai dengan ketentuan. Jangan sampai tindakan yang kurang tepat justru menimbulkan persoalan baru. Komunikasi dengan masyarakat harus dikedepankan untuk menjaga situasi tetap kondusif,” katanya.


Selain itu, jajaran Polda Papua diarahkan untuk meningkatkan patroli dan pemantauan wilayah serta mengoptimalkan penggunaan perangkat teknologi, seperti body-worn camera, CCTV dan perangkat dokumentasi lainnya untuk mendukung pemantauan situasi dan pelaksanaan tugas di lapangan.


Kesiapan pengamanan Markas Komando (Mako), asrama personel, perlengkapan serta sarana dan prasarana juga menjadi bagian dari evaluasi. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan perkembangan situasi yang berlangsung secara cepat.


Menurut Kombes Pol. Sih Harno, koordinasi lintas fungsi menjadi faktor penting dalam menghadapi setiap potensi gangguan.


“Koordinasi harus terus diperkuat. Fungsi intelijen harus mampu memberikan informasi secara cepat, fungsi operasional menyiapkan langkah pengamanan, sementara fungsi lainnya mendukung sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dengan demikian, setiap perkembangan situasi dapat direspons secara cepat, tepat dan terukur,” pungkasnya.


Polda Papua juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Setiap informasi terkait potensi gangguan kamtibmas diharapkan dapat segera dikoordinasikan dengan pihak kepolisian.


Melalui kegiatan Anev tersebut, Polda Papua berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat deteksi dini dan membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua.

0 Komentar

Lebih baru Lebih lama