Loading...

PRESS RELEASE POLRES BANGKALAN TENTANG INSIDEN PERSELISIHAN DI PEMKAB BANGKALAN

Loading...

BANGKALAN | TRIBUNUS.CO.ID -  Polres Bangkalan menggelar press release pada sejumlah awak media terkait peristiwa rusuh di Pemkab Bangkalan,

Peristiwa Bermula saat panitia lelang melaksanakan tahapan pembuktian dan kualifikasi berkas / dokumen perusahaan yang mengikuti lelang proyek peningkatan jalan raya Tlokoh Konang - Peterongan  Suwaan Kab Bangkalan.

Pada Saat proses Pemberkasan dimulai perwakilan dari PT PT. AINUR RIZQI PRATAMA ( KHOFI DKK ) menunggu diruang tunggu kantor ULP dan hal itu diketahui oleh Perwakilan PT. DHARMA PUTRA PERSADA ( GANDA DKK ) dan hal itu tidak diinginkan oleh perwakilan PT DPP.

Dengan adanya niat tersebut pada pukul 11.15 wib   terjadi ketegangan antar dua kelompok ini dan ada beberapa dari PT ARP /KHOFI DKK mengeluarkan senjata tajam dan KHOFI disebutkan oleh GANDA melakukan penembakan terhadap GANDA  (adik kandung Kades Galis) namun tidak ada luka, hanya bekas di celana.

Pada saat kedua kelompok saling berhadapan masing masing berhasil dilerai oleh anggota Sat Intelkam dan Kades Durin Timur sehingga kedua kelompok berhasil diredam.

Dengan adanya kejadian tersebut anggota Polres Bangkalan dipimpin oleh Kasat Reskrim dan KBO Sat Intelkam melakukan penyisiran ke setiap mobil yang diduga dimiliki kedua kelompok tersebut dan ditemukan beberapa senjata tajam berupa clurit, bujur dan pisau.



Masih dalam rilisnya, Kapolres Bangkalan menyatakan bahwa suara ledakan di TKP belum bisa dipastikan  diduga senpi milik KHOFI dikarenakan pada saat yang bersamaan anggota yang melerai juga mengeluarkan tembakan keatas sebanyak 3 kali.

Dilihat dari bekas celana milik Ganda ( sudah di amankan oleh Sat Reskrim ). yang katanya kena tembakan dipaha atas ( selakangan ) masih menunggu hasil pemeriksaan forensik guna menentukan apakah robek celana tersebut berasal dari senjata api dari pelaku penembakan.

Paska kejadian Kapolres mengumpulkan para tokoh dan Kades Galis di Mapolres guna memberikan pesan kamtibmas agar masing masing ikut berupaya meredam massanya masing-masing.

 Kapolres  juga telah bersilaturahmi ke rumah wakil ketua DPRD kab.Bangkalan H.Durahman sekaligus bertemu dengan para tokoh desa. Lantek timur guna memberikan pesan-pesan kamtibmas. Isi pertemuan adalah
Semua sepakat untuk meredam situasi dan menyerahkan penyelesain pada ketentuan yang ada. 

Polres Bangkalan telah menempatkan Ton siaga dipimpin Kabagops dilokasi desa Galis untuk meminimalisir munculnya gangguan kamtibmas yang mungkin saja terjadi.

Polisi telah Mengamankan 8 unit mobil dan beberapa orang yang waktu itu berada dilokasii dan melakukan pemeriksaan terhadap mobil maupun orang yang waktu itu berada dilokasi.

 Dari hasil pemeriksaan beberapa pemilik mobil menerangkan bahwa tidak mengetahui sajam tersebut milik siapa ( pada saat petugas melerai orang2 tersebut melemparkan sajam ke mobil miliknya ).

Hingga berita diunggah, Sabtu 16\09 Saat ini sedang berlangsung pencarian oleh puhak Kepolisian terhadap KHOFI yang diduga pemilik senpi.