Polres Malang Penuhi Mall Araya Nobar Film Pohon Terkenal



Tribunun.co.id, Malang - Jajaran anggota Kepolisian Resor (Polres) Malang di Mall Plaza Araya, Arjosari, Kota Malang menggelar Nonton bareng pada, Minggu, (24/3/2019) malam.

Anggota Polres Malang menggelar nonton bareng atas penayangan film Pohon Terkenal di Bioskop Studio 5, Mall Plaza Araya.

Para anggota itupun memadati studio bioskop yang sudah banyak dikenal di Kota Malang ini.

Film ini mengangkat kisah para taruna dan taruni Akademi Kepolisian di Lemdik Akpol Semarang dalam menjalani masa pendidikannya hingga dilantik menjadi Perwira Polri.

Singkat cerita film tersebut, dalam kemasan filmnya tidak semata-mata keseriusan dalam menjalani setiap tahapan pendidikan, namun juga terdapat keseruan, canda tawa dan gurauan, suka duka, serta keromantisan.

Selain kisah diatas, dari film itu juga banyak sekali cerita lainnya yang dilalui oleh para taruna dan taruni Akpol.

Melihat hal itu, Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, S.H.,S.I.K., M.Si. yang hadir menyaksikan bersama Pejabat Utama dan jajaran Kapolsek sangat menikmati.

Kapolres Malang pun mengatakan, bahwa Pohon Terkenal itu bentuk sosialisasi memberikan gambaran bagaimana pendidikan untuk menjadi seorang polisi, sehingga diharapkan animo masyarakat untuk mendaftar semakin pesat.

"Dengan ditayangkannya film Pohon Terkenal ini diharapkan menjadi tontonan yang menghibur sekaligus mendidik. Juga sebagai inspirasi dan motivasi bagi masyarakat khususnya kaum muda milenial di Kabupaten Malang untuk mengabdikan dirinya menjadi anggota Polri," kata Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, S.H.,S.I.K., M.Si.

Ia menambahkan, bahwa Pohon Terkenal ini diberi didikan dan gemblengan yang lebih dari yang lain untuk memperbaiki perilakunya menjadi lebih baik. Dengan didikan ekstra yang diperolehnya, menjadikan dirinya kuat dan tangguh.

Namun, dibalik itu semua terdapat pesan yang disampaikan di tengah tekanan dalam menjalani pendidikan di Akpol, seseorang yang pada awalnya mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugas dan cenderung melanggar karena tidak disiplin pada akhirnya mampu bangkit karena memiliki cinta, sahabat, kemauan dan kerjasama.

Sementara itu, dengan ditayangkan film tersebut, masih lanjut Kapolres ia juga berharap agar anggota minimal setidaknya kembali flashback mengingat pendidikan itu sulit, sehingga bisa bekerja lebih giat dan prestasi.

"Semoga para anggota bisa flashback kembali, dikarenakan untuk menjadi Polisi itu tidaklah mudah oleh sebab itu harapan kami agar untuk lebih giat dan prestasi dalam melayani masyarakat," imbuh Kapolres Malang.    (An)
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.