Kemah Bhakti Kodim Kediri Diikuti Ratusan Saka Wira Kartika



KEDIRI,TRIBUNUS.CO.ID - Ratusan Saka Wira Kartika yang ada di Kediri, berkumpul di lapangan Kelurahan Sukorame, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Berkumpulnya mereka, tidak lain untuk mengikuti "Kemah Bakti" yang diselenggarakan Kodim 0809/Kediri. jumat (5/4/2019)

Dari catatan Pasi Ter Kodim Kediri Kapten Inf Warsito, tercatat ada 138 orang yang mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari berbagai sekolah, yaitu SMK PGRI 1 dan 2, SMA Al Huda, SMK Pawyatan Dhaha, SMK Grogol 1, SMK Hang Tuah dan SMAN 3 Kota Kediri.

"Dari catatan saya ada 138 yang ikut. Anak-anak kita ini dibagi 12 regu, ada yang 1 regu 11 anak, ada yang 1 regu 12 anak," kata Kapten Inf Warsito.

Salah satu kegiatan kemah bakti yang ini cukup menarik adalah jurit malam. Kegiatan yang mengundang rasa was-was bagi seluruh peserta, menjadi pembeda antara keberanian dengan ketakutan.

Pikiran dan perasaan bagi mereka yang ketakutan, dipastikan campur aduk dengan sesuatu yang berbau mistis atau supranatural. Tentunya, berbagai pikiran dan perasaan tertuju pada berbagai gambaran atau wujud makhluk astral yang biasa muncul di tayangan layar kaca atau lebar.

Dijelaskan Kapten Inf Tafsir selaku penanggungjawab kegiatan tersebut, seluruh peserta akan menempuh perjalanan sejauh sekitar 4 kilometer. Lokasi jurit malam ini berada seputaran Punden Sukorame hingga lereng Gunung Klotok.

"Ada 12 tantangan selama 4 kilometer perjalanan. 12 tantangan ini dibagi 2, yang berwujud ada 8, yang tidak berwujud atau suara ada 4," jelasnya.

8 tantangan, dikatakan Kapten Inf Tafsir, ada wujud pocong, kuntilanak, genderuwo, tuyul dan sundelbolong. Tantangan tersebut disebar dengan jarak yang berbeda-beda.

Rendi, salah satu peserta yang berdomisili di Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, mengaku ada perasaan takut lantaran kegiatan ini dilakukan malam hari.

Berbeda dengan Sahputra, peserta yang berdomisili di Desa Puhrubuh, Kecamatan Semen, menyatakan siap melewati berbagai tantangan di jurit malam ini, apalagi ia sudah terbiasa mengikuti kegiatan serupa.

Terkait pengamanan peserta jurit malam, dijelaskan Kapten Inf Tafsir, pihak penyelenggara sudah menempatkan 16 anggota Kodim Kediri di titik-titik tertentu, guna memastikan keselamatan peserta. Penempatan itu memang sengaja dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain tim pengamanan, ada tim kesehatan yang selalu standbay bila ada peserta yang mengalami drop fisik. Tim kesehatan ini disebar di 3 titik yang berbeda sepanjang rute perjalanan jurit malam tersebut.(budi/har)
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.