-->

Usai Pencoblosan, Pangdam IV Diponegoro Bersama Kapolda Jateng Kunjungan Ke Sukoharjo



SUKOHARJO, TRIBUNUS.CO.ID  -  Paska pemungutan suara (pencoblosan) pada Pilpres dan Pilleg tahum 2019, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M. dan Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Condro Kirono, M.M., M.Hum melaksanakan pemantauan situasi di wilayah Sukoharjo, Selain melaksanakan kunjungan kerja di Sukoharjo, Pangdam IV bersama Kapolda juga mengunjungi Karanganyar dan Sragen.

Disetiap wilayah, Pangdam berpesan agar masyarakat dapat segera melupakan perbedaan-perbedaan dan kembali merajut persatauan dan kesatuan bangsa.  Dalam kegiatannya Pangdam dan Kapolda didampingi Bupati, KPU dan Bawaslu setempat.

“Setelah beberapa bulan disibukkan dengan kampanye dan lain-lain, kini saatnya merajut kembali persatuan. Lupakan perbedaan-perbedaan yang ada selama ini”, ungkapnya.

Ditambahkan Pangdam, Pilpres dan Pilleg yang baru pertama kali dilaksanakan secara serentak ini telah banyak menguras pikiran, tenaga, dan biaya, serta membuat suhu politik begitu panas. Namun satu-persatu tahapan Pemilu dapat dilalui dengan tertib, aman dan damai hingga hari pencoblosan.

Saat ini tahapan perhitungan suara sedang berjalan. Dirinya berharap pada tahapan ini dan tahapan berikutnya dapat berjalan dengan aman dan lancar, dan itu dapat terwujud bila masing-masing bisa melupakan perbedaan demi persatuan dan kesatuan serta keutuhan bangsa dan negara.

“1+2=3, yang dalam sila ke tiga Pancasila adalah Persatuan Indonesia”, tegasnya.

Pada kegiatan kali ini, Pangdam dan Kapolda juga berkesempatan memantau secara langsung di beberapa Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta mengecek personel TNI-Polri yang masih bersiaga di obyek-obyek vital maupun pos-pos pengamanan.

Orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro itu juga berharap kepada seluruh warga masyarakat untuk mengklarifikasi terlebih dahulu serta menyampaikan setiap informasi yang mengandung kerawanan sosial kepada aparat terkait di wilayah masing-masing. Jangan mudah terpancing dan terprovokasi sehingga bertindak sendiri-sendiri diluar aturan yang berlaku, imbuhnya.


0 Komentar

Lebih baru Lebih lama