Pulang Sholat Tarawih Warga Tanah Merah Tewas Di Bacok





Surabaya - Tribunus.co.id,  Warga Tanah Merah 2 Surabaya Digegerkan dengan mayat seorang lelaki berusia yang bersimpuh darah diatas bale bale, Soeprayitno (53) Tahun  Warga Jalan Sidotopo Wetan 198-B Surabaya Ini tewas setelah di bacok seseorang di jalan Tanah Merah II - A, Jumat ( 9 - 05 - 2019) sekitar pukul 19.30 setelah sholat tarawih.

Adi Salah satu saksi mata menyebutkan, sebelum tewas korban ikut sholat terawih di salah satu masjid di Tanah Merah Surabaya. "Tadi setelah sholat, korban sedang nongkrong di warung kopi di ujung gang. Tak lama kemudian  datang beberapa orang mengendarai dua sepeda motor, Dua orang berbadan tinggi besar dan yang dibonceng mengenakan baju putih. pelaku mengendarai Sepeda Vario putih dengan kecepatan tinggi dan terus mengejar korban," kata Adi saat dikonfirmasi awak Media.

Korban tewas karena dibacok dari beberapa arah. "Kedua pelaku tersebut masing - masing membawa celurit,setelah cek cok dengan korban pelaku  langsung membacok tubuh korban. Korban diserang dari dua arah dengan senjata tajam, korban berusaha menangkis sebisanya dengan mengambil  tiang jemuran yang ada disekitar nyaa, karena terkena sabetan celurit dari pelaku ini korban lalu roboh tak berdaya di atas bale - bele ( tempat Tidur yang terbuat dari bambu), karena mengetahui korban sudah tak berdaya  para pelaku langsung kabur meninggalkan korban ," tambah Adi.

Di tempat terpisah Kapolres Tanjung Perak Surabaya AKBP Antonius Agus Rahmanto ketika ditemui awak media  mengatakan, bahwa anggotanya saat ini  masih melakukan penyelidikan di TKP (tempat kejadian perkara), dibantu dari personil  Polsek Kenjeran, sekitar pukul 21.00 wib tadi mendatangi TKP. Kami olah TKP tentunya mencari keterangan saksi-saksi dan barang bukti disekitar lokasi.

AKBP Antonius Agus Rahmanto juga menerangkan, bahwa sebelum tewas, korban sempat nongkrong diwarkop sekitar lokasi. "Korban sebelumnya ngopi di salah satu warung kopi, kemudian tidak lama ada sejumlah orang. Kita belum tahu pasti dan belum berani menyimpulkan. Sebelum tewas dibunuh, waktu iti beberapa orang datang kemudian ada cekcok dengan korban. Dan Pelaku kabur dengan  menggunakan sepeda motor, saat ini anggota kita sedang lembur di sini sedang mengorek  informasi dari saksi-saksi," pungkasnya.

Masih  Kapolres mengatakan , ketika kita cari informasi dari keluarga nya korban memiliki kartu surat tugas dari media cetak Surat Kabar Umum (SKU), dengan masa berlaku 28 Febuari 2019. "Kita menemukan kartu memang ada tulisan Suara Gegana Indonesia, tapi tentunya kita dalami lagi dengan menghubungi Pimred nya ," pungkas Kapolres, saat ini korban sudah kita larikan ke RSUD Dr Soetomo guna otopsi untuk penyidikan lebih lanjut.

Mengingat korban merupakan bromocorah yang pernah ditangkap oleh petugas Polsek Sukolilo ,tahun  2014 lalu, karena terlibat kasus pencurian sepeda motor Honda Revo L-5143-DL milik Muji Suwarsono, di Keputih Tegal Timur Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto masih  belum berani menyimpulkan jika kasus ini ada unsur kejahatan.

"Nanti kita cek lagi, karena katanya hanya informasi. Pastinya kita cek, kita masih belum berani menyimpulkan. Sekecil pun informasi, ya akan tanya polseknya. Seperti kita menemukan kartu wartawan, kita akan cari kantornya," tutupnya.(fa_fa)
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.