Wakapolresta Denpasar Buka Bersama 300 Anak Yatim Piatu



Denpasar, tribunus.co.id  –  Berbagi berkah di bulan  puasa Ramadhan,Komunitas Jurnalis Bali menggelar buka puasa bersama di panggung terbuka RRI Denpasar jalan Hayam Wuruk No.70 Denpasar Bali,Sabtu (18/5/19).

Buka puasa bersama dengan tajuk Berbagi Dalam Harmoni ini diselanggarakan oleh Komunitas Jurnalis yang menggadeng beberapa mitra kerjanya.

Dalam kegitan buka bersama tersebut,lebih kurang 300 anak Yatim Piatu dan kaum Duafa  diundang untuk hadir dalam kegiatan buka bersama ini.

Sementara itu Wakapolresta Denpasar,AKBP Benny Pramono,SIK,yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengucapkan terimaksih kepada panitia penyelenggara dari komunitas Jurnalis serta seluruh mitra kerja yang mendukung acara tersebut.

“Atas nama Kepolisian Daerah Bali Resort Kota Denpasar saya mengapresiasi kegiatan yang digelar rekan – rekan Jurnalis Bali yang sudah memaknai bulan suci Ramadhan ini dengan berbagi berkah,berbagi kasih dalam harmoni kepada sesama,”ungkap AKBP Benny.

Perwira Polisi mantan Kasubdit IV Dit Intelkam Polda Jatim ini juga berharap pada suasana Ramadhan ini bisa menjadi moment bersama untuk menjaga keamanan di Bali pada umumnya dan Denpasar khususnya.

“Kami pihak Polresta Denpasar berharap kepada  rekan – rekan Jurnalis, para ulama dan seluruh masyarakat,mari kita jaga bersama keamanan Bali,”ajak AKBP Benny dalam sambutannya.

Ditanya usai buka bersama mengenai adanya isu People Power yang belakangan ini berubah istilah dengan nama Tour Kedaulatan Rakyat yang akan mendatangi Ibu Kota Jakarta, Waka Polresta Denpasar optimis masyarakat Pulau Dewata tidak akan terprovokasi ajakan tersebut.

“Kami percaya warga di Bali ini cinta damai,ingin NKRI utuh tanpa adanya provokasi yang akan merusak persatuan dan kesatuan bangsa,jadi mereka tidak akan berangkat ke Jakarta hanya untuk melakukan aksi tersebut,”kata AKBP Benny.

Hal itu diyakini oleh AKBP Benny,karena seluruh tokoh agama yang ada di Bali baik tokoh Agama Hindhu,Budha,Kristen dan Muslim dari berbagai macam organisasinya sudah menyatakan menolak aksi people power tersebut.

“Tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada di Bali sudah menyatakan menolak gerakan People Power,bahkan ada yang sampai mengeluarkan Instruksi kepada seluruh pengurus dan warga dari organisasi keagamaan tersebut untuk tidak terprovokasi aksi – aksi yang intinya tidak puas dengan hasil Pemilu 2019,”tambah AKBP Benny.

Masih menurut AKBP Benny,kegiatan – kegiatan seperti yang diadakan oleh Komunitas Jurnalis di Bulan Puasa inilah sebenarnya kegiatan kemanusiaan yang kerohanian.

“Ini kan bulan suci Ramadhan,bulan penuh pengampunan,mari kita isi dengan keguatan kerohanian,bukan dengan  ramai – ramai berunjuk rasa di Jakarta,”pungkas AKBP Benny usai foto bersama dan pembagian santunan kepada anak Yatim Piatu dan kaum Duafa di Denpasar Bali. (dw-1)
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.