Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (SERASI) Wujudkan Cita-cita Indonesia Sebagai Lumbung Pangan



Barabai Kalsel. tribunus.co.id - Tim Serasi (Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani) Staf Teritorial Angkatan Darat yang terdairi dari  Kolonel Inf Iwan Setiawan dan  Kolonel Kav Setiawan Arismunandar, S.I.P  didampingi oleh Pasi Wanmil Korem 101/Antasari Mayor Inf Alvin melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kodim 1002/Barabai, pada Minggu (16/6/2019).

Sekitar pukul 11.15 Wita Tim Serasi Mabesad tiba di Koramil 1002-08/ Kasarangan di jalan Kasarangan Labuan Amas Utara disambut oleh Dandim 1002/Barabai Letkol Inf Nur Rohman Zein.S.E., M.M didampingi oleh  Kadistan Kab. Hulu Sungai Tengah Ir.Misradi, Kepala Staf Kodim 1002/Barabai Mayor Inf Pahrijani, Danramil dan Perwira Staf Kodim Barabai.

Setelah beristirahat sejenak Tim Serasi mendapat penjelasan secara singkat tentang program serasi di wilayah Kodim 1002/Barabai, Tim Serasi Mabesad meninjau lahan rawa yang digunakan untuk program Serasi  di desa Tabat  Kasarangan.

Seperti dijelaskan oleh Dandim 1002/Barabai Letkol Inf Nur Rohman Zein.S.E.,M.M. kepada Tim Serasi Mabesad  bahwa program Serasi di wilayah Hulu Sungai Tengah atau di Kodim Barabai terdapat 2000 Ha lahan Rawa yang tersebar di 4 (empat) Kecamatan,  yaitu Kecamatan Labuan Amas Utara 500 Ha (Desa Pahalatan 150 Ha,  Desa Samhurang 200 Ha dan desa Tabat 150 Ha),  Kecamatan Haruyan 200 Ha terdapat di desa Pandanu.

Sementara di wilayah kecamatan Pandawan terdapat 1200 Ha tersebar di sembilan desa yaitu di desa Buluan 100 Ha, Desa Walatung 200 Ha,  Desa Kayu Rabah 250 Ha,  desa Setiap 100 Ha,  desa Kambat Utara 100 Ha,  desa Hilir Banua 100 Ha,  desa Mahang Matang Landung 200 Ha,  desa Jatuh 50 Ha, desa Mahang Sungai Hanyar 100 Ha,  sedangkan sisanya 100 Ha terdapat di kecamatan Batang Alai Utara yaitu di desa Awang.

Lebih lanjut,  menurut Nur Rohman bahwa kegiatan Serasi (Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani) di wilayah Kodim 1002/Barabai ini merupakan tindaklanjut dari terobosan Kementerian Pertanian (Kementan) setelah mendapat banyak apresiasi dari berbagai pihak dalam mengolah rawa menjadi lahan pertanian produktif di Jejangkit Kabupaten Barito Kuala  Provinsi Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu.terangnya.

Sementara itu ketua Tim Serasi Sterad Kolonel Inf Iwan Setiawan menjelaskan bahwa program serasi ini merupakan pemanfaatan lahan rawa yang digunakan untuk lahan pertanian.
Pemanfaatan rawa nantinya akan saling terintegrasi antara lahan ternak, perkebunan dan sawah. Hal ini dilakukan untuk mendorong kesejahteraan petani berbasis koperasi yang dipadukan  melalui program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (SERASI) untuk mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai lumbung pangan, pungkasnya.(pendim1002).

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.