Resahkan Masyarakat, Empat Anak Jalanan Terjaring Razia Satpol PP Winongan



PASURUAN,TRIBUNUS.CO.ID - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan kembali menjaring anak jalanan yang biasa mangkal di Desa Mendalan Kecamatan Winongan, Senin ( 26/8/19 ) pukul 22.10 Wib.

Hasilnya petugas mengamankan empat anak jalanan yakni dua perempuan dan dua laki-laki.

Empat muda-mudi tersebut langsung digelandang kekantor Satpol PP Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan untuk dimintai keterangan.

Dalam penjaringan anak jalanan tersebut Satuan Polisi Pamong Praja dilakukan oleh Kasi Trantib Kecamatan Winongan Sudiarjo bersama Ketua Karang Taruna Syaiful Alam dan Perangkat Desa Mendalan Fauzan.

Dua orang perempuan yang terjaring tersebut kepada awak media mengaku berasal dari Sidoarjo dan berstatus tidak sekolah ,sedangkan yang dua laki-laki ada yang berasal dari Dusun Sentul Desa Winongan Lor dan yang satunya berasal dari Dusun Tugu Desa Kedawung Kulon Kecamatan Grati yang masih berstatus pelajar.


Mereka diamankan petugas Satpol PP karena sering ngamen malam hari dan dianggap meresahkan masyarakat sekitar.






Saat dikonfirmasi wartawan Tribunus.co.id, Kasi Trantib Kecamatan Winongan Sudiarjo mengatakan bahwa mereka-mereka yang terjaring ini kita data agar kedepannya tahu anak jalanan yang pernah kita tangkap lantas mengulangi lagi perbuatan seperti ini maka dari pihak petugas Satpol PP akan memberi sanksi lebih tegas, untuk sementara ini kita hanya mencukur rambut saja dengan tujuan biar jera dan tidak mengulanginya lagi." Jelasnya.

Di tempat terpisah Ketua Karang Taruna Desa Mendalan Kecamatan Winongan Syaiful Alam juga memberi komentar bahwa sangat berharap agar petugas Satpol PP harus selalu pro aktif terhadap anak-anak jalanan ini karena anjal-anjal ini sangat meresahkan masyarakat khususnya Desa Mendalan apalagi suasananya sudah mau pesta demokrasi ( pilkades )."Tuturnya.
.
( galeh)
.

Artikel Terkait

1 komentar

Pasha mengatakan...

Cergam, Cerpen dan Cerita Silat klik di
Kumpulan Cerita Silat

Diberdayakan oleh Blogger.