Kurir Sabu Seberat 3,16 Kg Bernilai Miliaran Rupiah Diringkus Polres Bengkalis




Bengkalis, Riau - Tim Polres Bengkalis tangkap seorang terduga kurir Narkoba jenis sabu, Kamis (1/8/19) lalu.  Selain satu tersangka polisi juga menyita barang bukti diyakini sebagai sabu dengan berat sekitar 3,16 Kg lebih atau senilai miliaran rupiah dibungkus menggunakan lakban.

Satu tersangka yang diamankan berinisial AF alias Yono (30), warga Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis membawa barang bukti tiga bungkus paket besar yang berlakban warna kuning diduga berisi barang haram jenis sabu dengan berat kotor 3.167,18 gram (3,16718 Kg).

Wakapolres Bengkalis, Kompol Kurnia Setyawan, S.I.K., didampingi Kasat Narkoba AKP Syahrizal menjelaskan, bahwa terungkapnya kasus ini sejak dilakukan penyelidikan pada 19 Juli lalu, setelah petugas memperoleh informasi akan adanya transaksi Narkoba jenis sabu dalam jumlah besar.

Kemudian pada tanggal 26 Juli, kepolisian memperoleh informasi dari masyarakat dan ditemukan diduga Narkoba jenis sabu di sekitar Desa Sungai Alam oleh seorang warga AF alias Yono. Kemudian tim melakukan penyelidikan terhadap Yono dan melakukan pengintaian.

Pada tanggal 31 Juli 2019, keberadaan Yono diketahui setelah petugas mengintrogasi istrinya dan ternyata terduga melarikan diri ke Kabupaten Pelalawan karena menyembunyikan diduga barang haram itu.

Kamis (1/8/19) sekitar pukul 03.30 WIB, Yono berhasil diamankan petugas tanpa perlawanan di Perumahan Kanobelly Sawit Kerinci, Desa Kitab Jaya, Kecamatan Sei. Kijang, Pelalawan.

“Barang bukti diduga disembunyikan oleh tersangka itu ditemukan di tiga titik berbeda. Ditemukan mulai pada 20 Juli dan masing-masing titik ditemukan satu bungkus,” jelas Wakapolres Bengkalis dalam jumpa pers di Mapolres, Jalan Pertanian, Senin (5/8/19) siang.

Sementara itu, tersangka Yono ketika berhasil ditemui mengaku dan berdalih bahwa barang haram itu ditemukannya di dalam parit, dan bukan miliknya dan dengan sengaja dia sembunyikan kembali. Dirinya malarikan diri karena alasan takut akan ditangkap kepolisian.

“Saya menemukannya pak di dalam parit. Kemudian saya sembunyikan dan setelah saya lari karena takut pak,” dalihnya.

Tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 (2), dan Pasal 112 (2) UU RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maskimal pidana mati.

(sumber: tribrata)

Artikel Terkait

3 komentar

Bengkel mengatakan...

Info kesehatan yang bermanfaat , info langsing sehat, susah BAB klik di
TEH DAUN SENNA ONLINE

Bengkel mengatakan...

jangan lupa mampir untuk berita hangat di seluruh Indonesia di
SIARANPUBLIK.ID

Bengkel mengatakan...

Artikel dan berita seputar budaya, sejarah dan situs peninggalan purbakala
DAMARPANULUHNUSANTARA.COM

Diberdayakan oleh Blogger.