Bapak Inovasi Dunia Bj Habibie Wafat ,Muhammad Jafar Hasibuan Juara Dunia Di China Turut Berduka



JAKARTA,TRIBUNUS.CO.ID - Presiden RI ke-3, BJ Habibie, tutup usia. Habibie meninggal di RSPAD Gatot Soebroto dalam usia 83 tahun (11/9/2019).  18.05 WIB.

Sebelumnya Muhammad Ja'far Hasibuan Juara Dunia Peraih medali emas China Sanghai International Exhibition of Inventions (CSITF) dan Special Award World Invention Intellectual Property Association (WIIPA) berkat penemuannya, Biofar Shrimp Skin Care berupa singkatan dari BIO yang berarti alami, FAR berasal dari penggalan nama penemu Ja’Far, SHRIMP yang berarti udang halus kecil (bahan baku) dan SKINCARE yang mengindikasikan obat tradisional yang mampu menyembuhkan luka maupun penyakit kulit  yakni obat kulit bagi manusia dan hewan .Atas inovasinya tersebut, Ja'far menjadi orang Asia pertama yang mendapat penghargaan dunia pada Kejuaran Penemu Dunia pada Pameran penemuan international Teknologi Internasional China, Shanghai (CSITF) pada 16-03 Juni 2019 itu. Kendati begitu, perjalanan Ja'far meraih penghargaan tersebut tidak mulus akibat terkendala dana. Ia mencari bantuan baik dari pemerintah, sponsor-sponsor dan zakat yang disumbangkan.

Ia menuturkan, selama di China bersaing diseleksi cukup ketat oleh Lembaga PBB  yakni UNIDO, UNDP, WIPO dan WIIPA sebagai Organization Structure. Tuan rumah Kementerian Perdagangan, Kementerian Sains dan Teknologi, Kantor Kekayaan Intelektual Negara kota Shanghai,

Penyelenggara Pusat Pertukaran Teknologi Internasional Shanghai,
Kamar Dagang Mesin dan Produk Elektronik China Donghao Lansheng (Group) Co, Ltd, Pendukung Program Pembangunan PBB, Organisasi Pengembangan Industri Perserikatan Bangsa- Bangsa, Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia.Inovasi ini merupakan penemuan di bidang kesehatan yang teruji mengubah dari bahan alami menjadi obat kulit luar dan dalam pada manusia dan hewan.


“Iya, saya sangat bersedih atas wafatnya Presiden RI ke-3 BJ Habibie saya mengaguminya prestasi  sosok beliau saya sebut Bapak Inovasi Dunia ,kemarin  Bulan Agustus 2019 sudah berkirim surat di jadwalkan ingin bertemu beliau lewat protokoler ICMI Pusat perasaan saya waktu itu sangat senang bisa bertemu BJ Habibie ,

Beberapa hari ini  mendengar kabar BJ Habibie sedang sakit  di rawat di RSPAD jadi pihak ICMI mengundurkan pertemuan.

Dan hari ini saya mendengar beliau wafat saya langsung menangis dalam kata lain belum rezki bisa bertemu berdialog dengan Bapak Inovasi itu ujar Ilmuwan Cendekiawan Muslim .

"Indonesia telah kehilangan tokoh bangsa yang sangat hebat. Sampai saat ini belum ada satupun tokoh yang bisa menggantikan posisinya. Pak Habibie, satu-satunya bapak teknologi Indonesia," kata Cendekiawan Muslim Indonesia Rabu (11/9).

Dia mengaku sangat bersedih . Pemikiran Habibie tentang kemajuan riset dan teknologi, selalu berusaha diimplementasikan oleh Negara kita
"Banyak sumbangan pemikiran beliau yang mendorong kemajuan riset teknologi di tanah air.


Kami para ilmuwan muda atau inovator muda semua sangat kehilangan," ucap Ja'far  dengan nada terisak.

Sebagai generasi muda ICMU  bawahan Habibie, Ja'far  mengaku banyak hal positif yang dipelajarinya. Konsistensi Habibie untuk memajukan riset dan teknologi di tanah air yang membuatnya meninggalkan Jerman.

Kita agar menteladani sosok BJ Habibie Sebagai Bapak Inovasi Dunia seperti keteguhannya belajar, oleh karna itu sipatnya ini pantas di teladani karena beliau rela bersusah-susah belajar di jerman asal mendapat pengetahuan ,cinta pada tanah air sikapanya itu pantas di teladani ditambah teguh  pendirianya ucap Ja'far. (har)
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.