KEDIRI ,TRIBUNUS.CO.ID - Dalam rangka Kegiatan Tengah Semester (KTS) tahun 2019 , siswa siswi SDN Krecek 3 Badas Kabupaten Kediri Jawa Timur didampingi kepala sekolah  juga guru ngontel bareng menuju kawasan wisata temuan Candi di Puthok Ghong Kediri yang terletak di persawahan Dusun Bumirejo Desa Krecek Kecamatan Badas Kabupaten Kediri. Sabtu (28/9/2019).


Kedatangan  siswa siswi SDN Krecek 3 Badas pagi itu sontak membuat warga petani penasaran, lantaran pertama kali para petani melihat barisan siswa siswi berpakaian olahraga menuju persawahan yang mana sasaran tujuannya adalah temuan Candi di Puthok Ghong yang berada ditengah tengah persawahan yang dikenal sangat wingit.

Sesampainya di pintu wisata temuan Candi Puthok Ghong ,disana siswa siswi langsung disambut oleh Komunitas Penyelamat dan Pelestari Benda Cagar Budaya tim Damar Panuluh Nusantara bersama Tokoh Masyarakat Bumirejo ,Kepala Dusun Bumirejo ,Babinsa Desa Krecek dan Perwakilan Kokam Muhammadiyah .


Kedatangan puluhan siswa siswi SDN Krecek 3 bersama guru dan kepala sekolah pagi itu tak lain adalah penasaran ingin melihat langsung temuan bangunan candi di Puthok Ghong yang sempat viral dimedia sosial beberapa bulan yang lalu.

Selain penasaran ,kunjungan tersebut dalam rangka Kegiatan Tengah Semester dengan mengunjungi beberapa peninggalan bersejarah warisan leluhur nusantara diawali dari kunjungan temuan candi yang berada di Puthok Ghong.


Setelah tiba dipintu jembatan penyeberangan, siswa siswi terlebih dahulu diberi penjelasan tentang latar belakang dari temuan candi puthok ghong dan cerita dibalik sebuah nama candi yang dipandu langsung oleh tim Damar Panuluh Nusantara.

Siswa siswi selanjutnya memasuki kawasan wisata temuan candi Puthok Ghong dengan menyeberangi jembatan yang terbuat dari bambu diketinggian 6 meter dari sungai.

Berdo'a terlebih dahulu diutamakan oleh siswa siswi didampingi guru dan kepala sekolah serta dikawal penuh oleh anggota TNI AD Babinsa Desa Krecek Koramil Pare.

Dilokasi pinggiran Candi , beberapa siswa siswi langsung berinteraksi langsung dengan tim Damar Panuluh Nusantara sebagai pemandu wisata sejarah, ada yang sebagian bermain main menikmati suasana alam di kawasan candi tersebut.(har)