-->

Ramadhan Penuh Berkah, Ditpolairud Polda Papua Santuni Anak Yatim dan Jalin Kebersamaan

 


Jayapura – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Papua bersama Bhayangkari menggelar kegiatan Safari Ramadhan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama anak yatim dan masyarakat di Masjid Al-Muminun Polda Papua, Sabtu (21/2/2026).


Kegiatan yang berlangsung penuh kebersamaan tersebut dipimpin langsung oleh Dirpolairud Polda Papua Kombes Pol Dr. Tri Setyadi Artono, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Ranting Ditpolairud Ny. Nurul Tri Setyadi Artono, serta dihadiri para pejabat utama, personel Ditpolairud, Bhayangkari, anak-anak dari Panti Asuhan Muslim Wamena Angkasa, dan masyarakat sekitar.


Dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah, Dirpolairud Polda Papua bersama Ketua Bhayangkari menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim sebagai wujud kepedulian dan perhatian Polri terhadap sesama, khususnya kepada mereka yang membutuhkan. 


Momentum tersebut juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara personel Polri dengan masyarakat.


Dirpolairud Polda Papua Kombes Pol Dr. Tri Setyadi Artono menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya untuk memperkuat hubungan kekeluargaan antara Polri, Bhayangkari dan masyarakat. 


“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim serta mempererat jalinan silaturahmi dengan masyarakat di bulan suci Ramadhan,” ujarnya.


Kegiatan kemudian diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Imam Masjid Al-Muminun Ustadz Elias yang mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak amal ibadah serta menjaga kebersamaan dan kepedulian sosial.


Suasana kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti buka puasa bersama yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan.


Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian dan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan dapat terus terjaga serta semakin mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.

0 Komentar

Lebih baru Lebih lama