-->

Bersama Polda Papua, Pelatihan Gada Pratama Lahirkan 88 Satpam Berintegritas

 


Jayapura – Pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam) Kualifikasi Gada Pratama Angkatan V Jalur Afirmasi Pemerintah Kota Jayapura dan Reguler Angkatan XVIII resmi ditutup, Sabtu (02/05/2026), di Aula Balai Pelatihan Koperasi dan UKM Provinsi Papua.


Kegiatan penutupan dihadiri Direktur Binmas Polda Papua, Kombes Pol. Erick Kadir Sully, S.I.K., Asisten I Setda Kota Jayapura Eveert Meraudje, Direktur PT Soney Raya, Grace Numberi Samber, Ketua ABUJAPI Papua, Yan Reba, serta personel Binmas Polda Papua.


Prosesi penutupan diawali dengan masuknya para pejabat ke aula, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu nasional, pelepasan tanda peserta, pemasangan pin Gada Pratama, serta penyerahan ijazah dan Kartu Tanda Anggota (KTA) Satpam kepada peserta.


Direktur PT Soney Raya mengatakan pelatihan diikuti 88 peserta, terdiri dari 63 peserta jalur afirmasi Pemerintah Kota Jayapura dan 25 peserta reguler. Pelatihan dilaksanakan selama 14 hari dengan dukungan tenaga pendidik dari Polda Papua.


“Pelatihan ini bertujuan membentuk Satpam yang disiplin, memiliki kesiapan fisik, mental, serta keterampilan dasar pengamanan sebagai bekal memasuki dunia kerja,” ucapnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Jayapura atas kepercayaan yang diberikan kepada PT Soney Raya, serta kepada Polda Papua dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.


Sementara itu, Dir Binmas Polda Papua menegaskan bahwa pelatihan Gada Pratama merupakan langkah strategis dalam mencetak Satpam yang profesional, tangguh, dan berintegritas sebagai mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Satpam memiliki peran penting dalam mendukung tugas Polri. Oleh karena itu, setiap anggota Satpam harus mengedepankan disiplin, loyalitas, etika, serta kemampuan komunikasi yang baik,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan para peserta untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga nama baik profesi, serta menghindari pelanggaran dalam pelaksanaan tugas.


Asisten I Setda Kota Jayapura, Eveert Meraudje, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberdayakan sumber daya manusia, khususnya Orang Asli Papua.


“Keamanan merupakan fondasi utama pembangunan. Profesi Satpam memiliki peran strategis dalam menjaga ketertiban, baik di lingkungan kerja maupun masyarakat,” ujarnya.


Ia juga berpesan agar para peserta menjaga integritas, menjadi teladan, serta terus mengembangkan diri agar mampu bersaing di dunia kerja.


Direktur Binmas Polda Papua secara resmi menutup kegiatan tersebut. Diharapkan, para lulusan pelatihan dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh serta berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di Kota Jayapura.

0 Komentar

Lebih baru Lebih lama