Prodi Administrasi Publik UPN Veteran Jawa Timur Perkuat Tertib Administrasi Desa Segorotambak

Prodi Administrasi Publik UPN Veteran Jawa Timur saat Melaksanakan Empowering Community Program di Desa Segorotambak, Kec Sedati, Kab Sidoarjo. Foto : Istimewa.


SIDOARJO,TRIBUNUS.CO.ID — Program Studi Administrasi Publik Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur melaksanakan Empowering Community Program di Desa Segorotambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, pada September 2026. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada penguatan administrasi pemerintahan untuk mendukung pelayanan desa yang lebih baik. Kegiatan dihadiri perangkat desa dan perwakilan unit usaha desa, serta melibatkan Tim Penggerak PKK dan tokoh masyarakat. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan administrasi dalam pemerintahan dan kegiatan masyarakat.


Dosen Program Studi Administrasi Publik UPN “Veteran” Jawa Timur, Dra. Sri Wibawani, M.Si., hadir sebagai narasumber utama dengan materi “Tertib Administrasi untuk Mewujudkan Pelayanan Desa yang Lebih Baik”. Ia menjelaskan pentingnya penataan administrasi bagi pemerintahan desa yang profesional, terbuka, dan tanggap terhadap kebutuhan warga. Selain pemaparan materi, kegiatan mencakup pendampingan dan pelatihan pencatatan informasi, penataan arsip, serta pemutakhiran data desa. Pembahasan tersebut diarahkan untuk membantu aparatur mengelola dokumen secara sistematis dan menyediakan informasi yang diperlukan dalam pelayanan.


Pencatatan menjadi bagian penting karena informasi yang dihimpun pemerintah desa digunakan dalam berbagai pekerjaan pelayanan. Data yang dicatat dengan jelas dan konsisten dapat memudahkan pemeriksaan kembali ketika terdapat perbedaan informasi atau kebutuhan penyusunan laporan. Dalam praktiknya, ketelitian pencatatan perlu disertai kebiasaan memperbarui informasi agar dokumen tetap sesuai dengan kondisi yang dilayani. Penataan arsip juga memiliki hubungan langsung dengan kelancaran pekerjaan perangkat desa. Dokumen yang dikelompokkan dan disimpan secara teratur akan lebih mudah ditelusuri ketika dibutuhkan. Karena itu, pengarsipan perlu dipahami sebagai bagian dari proses pelayanan sehari-hari, mulai dari penerimaan dokumen, penyimpanan, hingga penggunaan kembali informasi untuk menindaklanjuti kebutuhan warga.


Sesi tanya jawab memberi kesempatan kepada peserta untuk memperdalam materi dan mendiskusikan kendala pengelolaan administrasi. Melalui diskusi ini, peserta memiliki ruang untuk menghubungkan penjelasan narasumber dengan kebutuhan pekerjaan di desa. Bentuk kegiatan yang memadukan penyampaian materi dan dialog tersebut mendukung proses belajar yang melibatkan pengalaman peserta. Kehadiran perangkat desa, perwakilan unit usaha desa, Tim Penggerak PKK, dan tokoh masyarakat juga memperluas ruang pembelajaran mengenai tertib administrasi. Bagi unsur yang menjalankan kegiatan di lingkungan desa, pencatatan dan dokumentasi yang baik dapat membantu menjaga kesinambungan informasi. Hal ini relevan ketika suatu kegiatan membutuhkan koordinasi, pelaporan, maupun penelusuran dokumen pada waktu berikutnya.


Melalui Empowering Community Program ini, Program Studi Administrasi Publik UPN “Veteran” Jawa Timur turut mendukung penguatan kapasitas aparatur dan pemberdayaan masyarakat. Pengetahuan mengenai administrasi diharapkan dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari sehingga manfaat kegiatan dapat berlanjut setelah sesi pelatihan dan diskusi selesai.


Pada akhirnya, pelayanan desa yang lebih baik memerlukan penerapan kebiasaan administrasi secara konsisten. Ketepatan pencatatan, keteraturan penyimpanan dokumen, dan pembaruan informasi perlu menjadi bagian dari rutinitas kerja. Dengan langkah tersebut, upaya pembenahan administrasi diharapkan dapat mendukung pelayanan yang lebih mudah ditelusuri dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat Desa Segorotambak.


Penulis : Vidya Imanuari Pertiwi

Editor. : Hariono

0 Komentar

Lebih baru Lebih lama