Dandim 1620/Loteng Gelar Apel Fasilitator dan Penyerahan Alat Kerja





Lombok Tengah, TRibunus.co.id  - Guna mempercepat proses pembangunan rumah korban gemba di Kabupaten Lombok Tengah, Kodim 1620/Loteng dan BPBD Kabupaten Loteng menggelar apel penyerahan alat kerja sekaligus pengecekan kesiapan semua fasiltator yang tergabung bersama dalam percepapatan rehab rekon, Senin (29/4).

Apel ratusan fasilitator ini bertujuan untuk mengecek kesiapan petugas fasilitator sekaligus penyerahan alat kerja yang di berikan oleh BNPB, seperti Arco sebanyak 190 biji, cangkul dan sekop sebanyak 380 biji dimana alat kerja itu nantinya akan diserahkan ke koramil-koramil yang terkena imbas gempa.

Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, SE, M.I.Pol, mengatakan bahwa apel bendera pagi ini bersamaan dengan penyerahan alat-alat kerja sekaligus pengecekan petugas fasilitator dan berharap perceptan rehab rekon ini bisa dipercepat karena masih banyak masyarakat yang tinggal di huntara.

“Program ini perlu dipercepat sebab masyarakat masih banyak yang tinggal di huntara,” terang dandim Letkol Czi Prastiwanto, SE, M.I.Pol.

Lanjut Prastiwanto, berpesan kepada Fasilitator untuk bekerja jangan berdasarkan materi tetapi bekerjalah berdasarkan kemanusian juga jangan ada yang bekerja merangkap jabatan yang artinya fasilitator tidak boleh menjadi aplikator kalau ada yang ditemukan diminta seger melaporkan ke Kodim agar bisa ditindak lanjuti.

“Mari bekerja denga rasa kemanusian karena semua itu saudara kita cukup kita jihad di Lombok Tngah gak perlu jau-jauh ke negara arab sana dan awas jangan ada yang merangkap jabatan,” pesan Dandim.

Sementara itu lanjut Dandim Loteng corps Zeni ini, untuk pencairan dana korban gempa tersebut sekarang di pusatkan jadi satu pintu di wilayah yang paling banyak terdampak gempa tujuannya untuk mempercepat proses pencairan dan mempermudah masyarakat dalam mengurus proses administrasinya.

“Pencairan dana korban gempa tersebut sekarang di pusatkan jadi satu pintu untuk memudahkan pengawasan administrasi dan proses pencairan langsung di tempat,” imbuh Prastiwanto.

Selain itu, pembangunan rehab rekon sedikit terkendala dengan kekurangan tukang namun dalam waktu dekat ini akan ada tambahan tukang dari jawa yang di tugaskan untuk membantu percepatan rehab rekon.

“Saya berharap pembangunan rehab rekon ini jadi tepat waku karena target yang diberikan sampai pada bulan agustus itu artinya tinggal 4 bulan kedepan,” tutup Prastiwanto. (Kodim 1620/Loteng)
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.