Satu Hari Menjelang Waisak Kelenteng Tri Darma Sumbernaga di Lahap si - Jago Merah



TRIBUNUS.CO.ID PROBOLINGGO - Hasil himpunan situasi yang ada di lokasi kebakaran, terlihat mencekam. Masyarakat bersama petugas pemadam kebakaran masih bahu membahu berusaha memadamkan kobaran api yang terus membesar.

Lokasi kejadian yang terletak di Jalan WR Supratman Kota Probolinggo terpantau 4 unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan untuk memadamkan kobaran api. Informasi yang didapatkan di lapangan, api yang melahap bangunan kelenteng tertua di Kota Probolinggo itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, Jumat (17/5/2018).

Tidak ada barang berharga yang bisa diselamatkan. Hanya patung-patung dewa berukuran kecil yang dapat dievakuasi oleh para jema'at.

Sementara petugas kepolisian sudah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan. Masyarakat sendiri sebagian masih berada di lokasi untuk melihat proses pemadaman api yang menghanguskan seluruh bangunan dan seisinya.

Polisi menduga penyebab terbakarnya klenteng Tri Dharma di Probolinggo akibat api dari lilin.

"Sumber utama diduga karena api dari lilin yang mengakibatkan Klenteng ini terbakar," kata Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal, Senin (18/5/2019) dini hari.

Menurutnya sumber api muncul dari lilin yang berada disebelah kanan bangunan. Api dari lilin mengenai barang yang mudah terbakar dan menjalar ke seluruh bangunan tempat ibadah tersebut.

"Saat ini masih fokus ke pemadaman dulu," imbuhnya.

Alfian mengaku akan segera melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab terbakarnya tempat peribadatan warga Tionghoa tersebut.

"Kami akan olah TKP setelah api benar-benar padam," tegasnya.

Hingga akhirnya pada pukul 02.09 Wib, pemadaman masih terus di lakukan dengan mengerahkan 5 Unit PMK dari Pemkot dan Pemkab Probolinggo. Perugas keamanan mensterilkan sekitar lokasi kebakaran. Pungkas Kapolres

Pewarta   : Hidayatullah
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.