Agar Kondisi Air Sungai Tetap Bersih, DLH Sosialisasikan Pengendalian Pencemaran Air Sungai




Probolinggo, Tribunus.co.id
Guna terciptanya kondisi air sungai di wilayah Kota Probolinggo yang bersih dan tidak tercemari bahan berhaya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo sosialisasikan cara pengendalian pencemaran air sungai.

Sosialisasi dilakukan di aula Kantor DLH Kota Probolinggo ini menghadirkan narasumber Muhammad Nirwan, ST. MT dari UPN Veteran Surabaya, dan dihadiri oleh Upt dilingkup DLH, para pelaku usaha, UKM serta Mitra Lingkungan Hidup, Kamis (25/7).

Heru Margiyanto S.Sos, MM selaku ketua panitia dalam kegiatan tersebut mengatakan, maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan sosialisasi pengendalian pencemaran air sungai di Kota Probolinggo ini, agar para pelaku usaha serta komunitas peduli lingkungan dapat berpartisipasi dalam pengelolaan lingkungan hidup. Terutama para pelaku usaha yang ada di kota Probolinggo.

Sementara Kepala DLH Kota Probolinggo Ir Budi Krisyanto M.Si mengatakan, adanya dampak negative dari tidak terkendalinya adanya pencemaran air sungai merupakan hal serius yang harus diwaspadai. "Megingat sungai merupakan sarana pendukung kelangsungan hidup bagi manusia, hewan dan lingkungan," ujar Budi Kris.

Dia berharap, dengan adanya sosialisasi ini, akan muncul kesadaran yang cukup tinggi dari masyarakat demi terciptanya kondisi sungai yang bersih dan terhindar dari pencemaran.

“Pola hidup bersih merupakan kunci untuk menciptakan kondisi lingkungan yang memadai, termasuk adanya air sungai yang tidak tercemar," kata Budi Kris menambahkan.

Sementara Muhammad Nirwan selaku narasumber dalam kegiatan tersebut saat dikonfirmasi menjelaskan, secara umum sungai merupakan bagian dari kehidupan. Guna menunjang kehidupan tentunya sungai merupakan factor penunjang. Seiring bertambahnya fasilitas termasuk industri dan kegiatannya, sedikit banyak ada potensi untuk mengurangi kualitas air sungai. "Namun dengan semangat dan kesungguhan yang tinggi, kualitas air sungai akan tetap terjaga,” katanya.

Nirwan menambahkan, dengan adanya sosialisasi ini tentunya tidak berhenti sampai disini. Artinya akan terus berkesinambungan, karena perkembangan terus berjalan, hal hal baru perlu disampaikan dan dikenalkan ke masyarakat harus terus berjalan dan kondisinya akan terus terjaga, tambahnya. (Singgih).

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.