Kapolres Gresik Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Praja Giri Santri 2019





Gresik, www.tribunus.co.id - Gresik - Jatim, Menjelang pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Gresik, Polres Gresik menggelar apel gelar pasukan Ops Mantap Praja Giri Santri 2019, dalam rangka pilkades serentak Kab. Gresik tahun 2019, Senin  (29/7/2019).

Apel pengamanan gabungan dengan sandi Ops. Mantap Praja Giri Santri 2019, menjelang pilkades serentak gelombang 2019 ini, digelar di Halaman Mapolres Gresik Jl. Basuki Rahmad No. 22 Kec. Kab. Gresik, diikuti dari Satu Regu Sub Denpom / Sub Garnisun Gresik, Satu Pleton Kodim 0817 Gresik, Satu Pleton Staf Polres Gresik, serta pasukan Dalmas lanjut dan kerangka, Satpol PP dan Linmas.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, SH, S.I.K, M.si.

Polres Gresik khususnya dibantu dengan unsur TNI dan stakeholder terkait Iainnya akan menggelar operasi kepolisian kewilayahan Polres di Back Up Polda dengan sandi “Mantap Praja Giri Santri 2019”, yang dilaksanakan selama 90 hari. terhitung mulai tanggal 24 Juli 2019 sampai dengan 21 Oktober 2019, dengan melibatkan 1.329 personel Polri terdiri dari 512 Personel Polres Gresik, 631 personel BKO Pam TPS dari 10 Polres jajaran Polda Jatim, 100 personel BKO peleton Dalmas Direktorat Sabhara Polda Jatim. 144 personel dari Sat Brimob Polda Jatim.

Operasi ini diselenggarakan dengan mengedepankan kegiatan premtif dan preventif serta penegakan hukum melalui penggelaran fungsi-fungsi Kepolisian dalam bentuk Satuan Tugas, untuk mengamankan 264 Desa dari 356 Desa yang akan melaksanakan Pilkades, ungkapnya.

Dalam kesempatan ini. selaku Kepala Kepolisian Resort Gresik, "saya tekankan bahwa Polres Gresik berkomitmen untuk terus bekerja keras guna menjamin penyelenggaraan Pilkades tahun 2019 agar dapat berjalan dengan aman, lancar dan damai" terangnya.

Menurut Kapolres Gresik saat membacakan amanat apel, bahwa Pilkades 2019 memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik yang khas karena dilaksanakan secara serentak. Ini dapat memunculkan potensi kerawanan di bidang keamanan di antaranya pemanfaatan politik identitas, dan penyebaran isu-isu yang dapat memecah belah kerukunan warga.

"Ada beberapa penekanan untuk dipedomani dan dilaksanakan ada enam amanat."

Amanat pertama, Perkuat soliditas dan sinergitas TNI dan Polri guna mewujudkan pilkades yang aman lancar dan damai.

Amanat kedua,  Jaga netralitas Polri dan TNI serta hindari tindakan yang dapat mencederai netralitas TNI dan Polri dalam penyelenggaraan setiap tahapan pukades

Amanat ketiga, kedepankan langkah proaktif dengan mengoptimalkan deteksi dini guna mengetahui dinamlka yang berkembang untuk selanjutnya dilaksanakan upaya pencegahan dan penanganan secara dini.

Amanat keempat, gelorakan deklarasi Pilkades damai dengan mengikutsertakan elemen-elemen yang terlibat dalam penyelenggaraan pilkades.

Amanat kelima, susun rencana pengamanan secara detail dan Iaksanakan latihan pada setiap tahapan pengamanan termasuk dalam menghadapi situasi kontinjensi.

Amanat keenam, lakukan penegakan hukum secara profesionai dan proporsional baik terhadap dugaan tindak pidana Pilkades maupun potensi pelanggaran hukum Iainnya, guna menjamin stabilitas kamtibmas yang kondusif.

Apel gelar pasukan dilanjutkan  Kapolres Gresik memberikan App kepada Seluruh PJU dan Kapolsek dan App kepada anggota Satgas Money Politic & Perjudian di depan gedung baru SPKT.    (Daluki)
Loading...

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.