Cuaca Panas dan Angin, Masyarakat Pasrujambe Diimbau Tidak Lakukan Pembakaran Sampah


Lumajang, Pendim 0821 – Danramil 0821/17 Pasrujambe Kapten Czi I Ketut Sudiarta mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap dampak kemarau panjang yang terjadi hingga saat ini.

“Kemarau panjang saat ini menyebabkan berbagai bencana di beberapa wilayah Kabupaten Lumajang, seperti kekeringan dan Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan, red),” ungkapnya saat ditemui Staf Penerangan Kodim (Pendim) 0821 Lumajang di kantornya, Kamis (24/10/2019).

Ketut juga menyampaikan, bahwa kekeringan yang terjadi di wilayah Kabupaten Lumajang, khususnya yang berada di wilayah utara, mengharuskan masyarakat setiap hari antri untuk mendapatkan air bersih yang disalurkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang.

Lanjut dia, selain menyebabkan kesulitan air, musim kemarau panjang juga menyebabkan bencana karhutla pada sejumlah petak hutan lindung yang ada, dan berdampak polusi udara akibat asap dari kebakaran tersebut.

“Seperti halnya yang terjadi di Desa Pasrujambe kemarin, kebakaran juga terjadi di areal Hutan Pinus (Dusun Pasrepan, red) dan lahan tanaman bambu milik warga (Dusun Krajan, red) yang lokasinya dekat dengan pemukiman masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa menyikapi hal tersebut, Koramil 0821/17 Pasrujambe melalui Babinsa (Bintara Pemina Desa) di wilayah yang bekerja sama dengan instansi terkait, gencar melaksanakan sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar selalu menjaga kelestarian alam sekitarnya, dengan tidak melakukan penebangan liar dan pembakaran lahan.

“Mengingat cuaca panas dan hembusan angin yang tidak menentu, sebagai antisipasi agar kebakaran tidak sampai ke pemukiman. Dan, masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran sampah, terutama daun kering agar api tidak menjalar ke pemukiman,” pungkasnya. (Pendim 0821/Phie)

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.