Siswa SMAN 1 HST Terima Sosialisasi Cegah Tangkal Radikalisme




Barabai Kalsel. www.tribunus.co.id - Dalam rangka melaksanakan Pembinaan Teritorial Terpadu Sosialisasi Cegah Tangkal Radikalisme Tahun Anggaran 2019, Kodim 1002/Barabai melaksanakan sosialisasi kepada Siswa Siswi SMA Negeri 1 HST di jalan SMP Kelurahan Barabai Darat Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada Kamis (24/10).

Pembinaan Teritorial TNI AD pada hakikatnya adalah kegiatan penyiapan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta serta upaya untuk membangun, memelihara, meningkatkan dan memantapkan kemanunggalan TNI-Rakyat melalui kegiatan Binter Terpadu.

Kegiatan Pembinaan Teritorial Terpadu Sosialisasi Cegah Tangkal Radikalisme Kodim 1002/Barabai Tahun Anggaran 2019 yang bertemakan "Memberdayakan Wilayah Pertahanan Melalui kegiatan Binter Terpadu Guna Memantapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang Yang Tangguh" disampaikan oleh Kapten Inf Subhan (Danramil 1002-01/Birayang).

Indonesia dikenal sebagai negara yang besar multi Ras di mana kemajemukan hadir dan berkembang di dalamnya. Kemajemukan negara Indonesia dapat dilihat dari berbagai macam, suku, ras, budaya, bahkan agama tumbuh di dalamnya.

Kemajemukan itu memberikan nilai plus tersendiri bagi negara Indonesia. Namun di sisi lain kemajemukan itu telah membawa akibat yaitu adanya perjumpaan yang semakin intensif antar kelompok-kelompok manusia. Salah satunya adalah pergesekan yang seringkali terjadi di antara agama-agama yang berbeda, bahkan antar internal agama itu sendiri,”ujar Kapten Inf Subhan dihadapan 200 Siswa Kelas X SMA Negeri 1 HST.

Lebih lanjut masih menurut Subhan bahwa Radikalisme telah menjadi isu yang kini mengancam jiwa serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karenanya, seluruh elemen harus bekerja dan bersinergi, bahu-membahu dalam menanggulanginya. Dengan perkokoh mentalitas dan pemahaman ideologi pancasila guna mencegah ancaman bahaya radikalisme/separatisme dalam rangka mewujudkan alat juang pertahanan yang tangguh sehingga para gerasi muda tidak terpapar dengan faham radikalisme,"tegas Subhan.   (pendim1002).

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.