Tangkal Radikalisme pada Siswa, Ditbinmas Polda Bali Menjadi Pembina Upacara Bendera





Denpasar, Bali, Tribunus.co.id - Dalam rangka mencegah timbulnya bibit – bibit radikalisme dan untuk mengantisipasi Bahaya kenakalan Remaja serta aksi Anarkhisme di kalangan Generasi Muda jelang Pelantikan Presiden RI pada tanggal 20 Oktober 2019 Ditbinmas Polda Bali melaksanakan kegiatan pekan Polisi Masuk Sekolah dengan menjadi Pembina Upacara di beberapa Sekolah SMA dan SMK pada wilayah Hukum Polda Bali, Senin (14/10)

Kegiatan ini dilakukan oleh anggota Polri pangkat Perwira Menengah dan Perwira Pertama di jajaran Direktorat Binmas Polda Bali dengan menyasar beberapa sekolah – sekolah percontohan baik SMA dan SMK Swasta maupun Negeri yang dianggap layak dan patut mendapatkan ceramah dan penyuluhan Hukum pada saat Upacara Bendera hari Senin berlangsung. 

Kegiatan penyuluhan dengan model sebagai Pembina Upacara  ini dilaksanakan serentak di seluruh sekolah – sekolah di wilayah Hukum Polda Bali oleh Direktorat Binmas Polda Bali dibantu oleh Satuan Binmas Polresta/Polres jajaran Polda Bali di Lapangan Upacara tiap Sekolah dan hal ini berdasarkan arahan dan perintah Kabaharkam Mabes Polri yang memerintahkan para anggota Polri di setiap wilayah untuk mengantisipasi kerawanan Kamtibmas menjelang Pelantikan Presiden RI, guna mencegah adanya aksi-aksi Radilkalisma dan Terorisma  sesuai dengan Pasal 13 UU No. 2 Tahun 2002, yakni Polisi sebagai pemelihara Kamtibmas, penegak hukum, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Untuk Upacara Bendera di SMK 4 dihadiri oleh Kepala Subdit Bintibsos Dit Binmas Polda Bali AKBP. I Nyoman Resa, S.H., M.H.,  mantan Kasat Reskrim Polres Gianyar ini di dampingi oleh Kepala Seksi (Kasi) Bin Turmas Kompol I Made Selamet Bin Pundut, dan Staff Bripka Ary Sudarsa, S.H., turut hadir pula Kepala Sekolah SMKN 4 Denpasar Dra. Luh Ketut Anggraini, M.Pd., Wakasek Bag. Kesiswaan I Made Suarta,S. Pd, M.Pd., para Guru-guru Pendamping dan Siswa Siswi Kelas X, XI dan XII sebanyak 800 orang.

Bertindak selaku Pembina Upacara di SMA Dharma Praja Denpasar Anjak Muda Bid. Bhabinkamtibmas AKBP. Ni Nyoman Hendriati, istri dari Mantan orang nomor satu di jajaran Polda Sulawesi Tengah ini sebagai Pembina Upacara yang didampingi oleh Kasubdit Bhabinkamtibmas Dit Binmas Polda Bali AKBP. Dewa Nyoman Megawasa dan staff, turut hadir pula dalam kegiatan ini Kepala Sekolah SMA Dharma Praja Denpasar, Wakasek Bid Kurikulum, para Guru, Pegawai dan Siswa – siswi SMA Dharma Praja Denpasar sebanyak 697 orang.

Sebagai Pembina Upacara di SMA Negeri 1 Sawan Buleleng Jl. Raya Sangsit Abasan Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng yaitu Perwira Pertama Subdit Bhabinkamtibmas AKP. Ketut Suparta, S.H. diberikan kesempatan maju menemui para Guru dan Siswa Siswi di “Bumi Panji Sakti”,  turut hadir dalam kesempatan ini Kepala Sekolah, para Guru SMA Negeri 1 Sawan Buleleng dan Siswa siswi Kelas X, XI dan XII sebanyak  750  orang.

Sebagai pembina upacara bertempat di lapangan SMK PGRI 3 Denpasar adalah Pamen Dit Binmas Polda Bali Kompol Anwar Sasmito, S.H.,M.H., dimana Perwira Menengah yang juga bergelar Master Hukum lulusan salah satu PTS di Kota Denpasar di damping oleh Iptu I Wayan Purna, S.H., dan turut hadir pula Kepala Sekolah SMK PGRI 3 Drs.  I Made Madi Adnyana,  M.M., para Guru Pendamping sebanyak 98 orang, dan  siswa siswa SMK PGRI 3 sebanyak 1163 orang.

Sebagai pembina upacara bertempat di lapangan Upacara SMA Dwijendra Denpasar Dit Binmas Polda Bali di wakili oleh Kasubditbinpolmas Polda Bali dimana Pamen dengan Dua Melati di Pundak ini adalah merupakan Mantan Instruktur pada Sekolah Pembentukan Perwira (SETUKPA) Polri di Sukabumi Jawa Barat AKBP. Drs.I Nengah Danya Pawitra dan didampingi staf Aipda. I Nyoman Mudita, S.H., turut hadir pula siswa dan siswi SMA Dwijendra berjumlah 325 orang dengan didampingi Kepala Sekolah, Wakasek Bidang Kesiswaan dan para Guru.

Sebagai Pembina upacara di SLBU I Saraswati Denpasar Jln. Kamboja Denpasar, adalah Kasubditbinsatpam/Polsus Dit Binmas Polda Bali AKBP. Dra. Herini  didampingi Kepala Sekolah SLUB I Saraswati, an. I Nyoman Sumerta,S.Pd dan para guru berjumlah  48 orang, siswa sebanyak 899 orang.

Sebagai Pembina Upacara di SMK 2 Saraswati Denpasar Jln. Soka No 41 Denpasar salah satu Srikandi Dit Binmas Polda Bali Kompol Ni Wayan Lasmini dan turut dihadiri oleh Kepala Sekolah I Gede D. Mulyana, S.T., seluruh siswa siswi SMK klas X, XI, XII dan para Guru SMK Saraswati 2 Denpasar jumlah seluruh siswa siswi kurang lebih 200 org dan para Guru berjumlah 40 orang.

Pembina Upacara di SLUA I Saraswati Denpasar, Jln Kamboja Denpasar dengan inspektur Upacara Kompol I Nyoman Weca, S.Sos,mantan Kapolsek Abiansemal Kab. Badung ini didampingi oleh Kepala Sekolah SLUA I Saraswati Ir.Made Budiadnyana, berserta para Guru dan staff sebanyak 54 orang, jumlah Siswa/siswi yang hadir sebanyak  1.063 orang.
Dalam Kesempatan ini para Pembina Upacara tersebut membacakan sambutan Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Bali yang pada intinya  mengajak dan menghimbau  kepada seluruh siswa - siswi agar ikut serta menjaga atau memelihara Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas), berhati-hati dalam penggunaan Medsos, menghindari penyalahgunaan Narkoba dan turut serta menjaga kondusifitas menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden tanggal 20 Oktober 2019 sehingga situasi kamtibmas aman, tentram dan terkendali.

Ditambahkan pula para pengambil apel dalam kesempatan ini “bahwa agar para siswa siswi jangan ikut – ikutan membuat gank-gank motor seperti halnya di sekolah-sekolah lain yang cenderung suka ugal-ugalan dan berbuat anarkhis melakukan aksi criminal hingga melakukan penyalahgunaan Narkoba dan apabila di ajak mengikuti aksi Demonstrasi Pelantikan Presiden seperti halnya di Jakarta jangan mudah terprovokasi, ujarnya”.

Pada kesempatan lain para pengambil apel juga menghimbau kepada seluruh siswa dan siswi yang hadir agar bersama – sama menolak berita – berita Hoax dan ujaran kebencian, pelanggaran UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) seperti membully lewat Medsos dan turut serta menyebarkan berita- berita Hoax yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa serta Bersama – sama menyatakan komitmen untuk tetap setia kepada NKRI dan menjunjung tinggi Pancasila serta UUD 1945”., tutupnya”. (AS)

Artikel Terkait

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.